Masyarakat Pertayakan Pabrik Es Menelan Anggaran 1.1 Milyrd Tapi Tidak Bisa Digunakan

Masyarakat Pertayakan Pabrik Es  Menelan Anggaran  1.1 Milyrd Tapi Tidak Bisa Digunakan

GOSULUT.ID - Masyarakat Motihelumo Kecamatan Sumalata Timur mempertayakan fungsi Pabrik Es yang telah menelan Anggaran sekitar 1.1 milyrd lebih dikerjkan Pihak  PT Karya Handayani.Pabrik Es yang telah menelan Anggaran sekitar 1.1 milyrd lebih dikerjkan Pihak  PT Karya Handayani.

Menurut masyarakat setempat mengatakan, mereka merasa perihatin terkait keberadaan Pabrik Es itu, sudah tak berfungsi hampir 2 tahun lamanya.

"Padahal pemerintah telah mengangarkan melalui APBN, guna  peruntukan bagi masyarakat Gorontalo Utara. Namun gudang pabrik es sudah kumuh dan kotor," kata mereka, Kamis (20/02/2020).

Waktu dimintai tanggapannya Kepala Desa Motiheluma, Ismet Gobel mengungkapkan, memang benar Pabrik Es  dibangun dari Tahun 2017 akhir Desember. Hal itu lebih peruntukan untuk Bumdesma. Guna melayani masyarakat nelayan di beberapa desa yaitu Motihelumo, Dulukapa Dan Desa Deme 2. Namun sudah tidak berfungsi sudah lama.

"Memang benar, Pabrik Es ini tidak beroperasi lagi, sebab setelah kami uji coba, biaya operasional-nya tidak sebanding dengan pendapatan," ungkap  Ismet Gobel.

Karena dalam pengoperasian awal, memakai 100 Liter solar,  dalam 3 kali produksi es hanya menjadi 55 balok Es Batu.

"Namun biaya produksi yang dikeluarkan begitu besar, tapi pemasukan-nya tak sebanding dengan pengeluaran. Dan pekerjaan ini dikerjakan oleh PT Karya Handayani," jelas Ismet Gobel.***

Liputan : Ismail Musada