Majelis Hakim Pengadilan Agama Limboto, Tolak Gugatan Sengketa Wakaf Yang Diajukan Organisasi Muhamadiyah

Majelis Hakim Pengadilan Agama Limboto, Tolak Gugatan Sengketa Wakaf Yang Diajukan Organisasi Muhamadiyah

GOSULUT.ID - Setelah melewati proses persidangan kurang lebih setahun lamanya, akhirnya majelis hakim Pengadilan Agama Limboto memutuskan perkara sengketa wakaf yang diajukan oleh organisasi Muhamadiyah sebagaimana teregister perkara nomor 314/PDT.G/2019/PA.LBO.

Putusan majelis hakim Pengadilan Agama Limboto pada Rabu, 29/04/2020 itu telah menolak seluruh dalil-dalil gugatan, di karenakan kurangnya kekuatan kesaksian dan bukti-bukti terkait fakta kepemilikan masjid Nurul Falah oleh organisasi Muhamadiyah.

Saat di konfirmasi, kuasa hukum tergugat Djufri Buna., SH., MH. Menyampaikan, bahwa sebelumnya dirinya sudah pesimis dengan apa yang dilakukan pihak penggugat hanya orang yang paham akan hukum dirinya menghargai proses itu.

" Memang dari berproses pembuktian perkara ini pihak tergugat melalui kami tim penasehat hukum sudah pesimis bahwa pihak penggugat tidak akan dapat membuktikan Dalil-dalil gugatannya," tuturnya.

Lebih lanjut, alumnus Fakultas Hukum Universitas Gorontalo ini menjelaskan, jika dasar majelis hakim menolak gugatan itu di karenakan pihak penggugat tidak bisa membuktikan hak kepemilikan.

" Sebagaimana isi putusannya majelis hakim telah menolak keseluruhan dalil-dalil gugatan, di karenakan pihak penggugat tidak dapat membuktikan secara fakta bahwa mesjid Nurul Falah merupakan milik dari oraganisasi Muhamadiyah, " jelas Djufri.

Selain itu, dijelaskan Djufri saat ini pihak tergugat melalui dirinya sifatnya menunggu pihak penggugat untuk melakukan upaya hukum baik akibat dari di tolaknya gugatan penggugat.

" Pihak tergugat melalui kami kuasa hukumnya menunggu sampai putusan tersebut berkekuatan hukum tetap, sebagaimana di jelaskan dalam peraturan perundang-undangan khususnya hukum acara peradilan agama, " tandasnya.

Selain itu, tim kuasa hukum dari penggugat saat di hubungi berulang kali, dan setelah tersambung lewat via WhatsApp mengatakan, akan melakukan komunikasi lagi dengan pihak organisasi Muhamadiyah.

" Nanti saya hubungi lagi, saya akan melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan organisasi Muhamadiyah," ucap Rivki Mohi.

Dengan begitu, di turunkanya berita ini sambil menunggu pernyataan resmi dari pihak kuasa hukum penggugat maupun organisasi Muhamadiyah.***

Editor : Alwin