LSM IIK Menilai Polres Pohuwato Perlambat Proses Laporan Pembabatan Hutan Lindung

LSM IIK Menilai Polres Pohuwato Perlambat Proses Laporan Pembabatan Hutan Lindung

GOSULUT.ID – Anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Indonesia Insvestigasi Korupsi (IIK) Rianto Suleman mengungkapkan, bahwa persoalan laporan miliknya terkait pembabatan kawasan Hutan Lindung (HL) yang sebelumnya ditangani oleh pihak kepolisian Polsek Randangan dan kini ditangani Polres Pohuwato dinilai lambat. Padahal laporan tersebut dilaporkan pada tanggal (01/05), namun hingga saat ini belum ada kejelasannya, Senin (03/10/2022).

"Saya sudah beberapa kali mengkoordinasikan persoalan ini ke Haman Kunding selaku kanit reskrim unit 3 Polres Pohuwato, namun enggan menjawab," ungkap Rianto Suleman.

Rianto menjelaskan, bahwasannya ia sudah beberapa kali mengkoordinasikan perkembangan laporan tersebut melalui via Whatsapp, namun lagi-lagi pesannya hanya centang biru.

Lebih lanjut menerangkan, pihak kepolisian menjanjikan kepada LSM IIK, alat berat tersebut akan di police line setelah diperbaiki oleh pemiliknya. Namun, seiring berjalan waktu alat tersebut sudah tidak berada di tempat. 

 "Sangat mengecewakan penanganan Polres Pohuwato dalam perkara ini. Padahal mereka sudah janji ke saya alat tersebut akan di police line bila sudah diperbaiki oleh pemiliknya. Namun, pada kenyataannya, alat berat itu sudah tidak di tempat lagi, saya sudah cek dilokasi dan sekitarnya tidak menemukan alat itu," terangnya.

Pimpinan pusat LSM IIK akan bertindak cepat, dengan lambatnya kasus ini Zainal Arifin akan melaporkan ke pihak Humas POLRI dan menyurati Kementerian Kehutanan untuk menindak lanjuti perkara ini lebih serius. 

Saat dikoordinasi pihak GOSULUT.ID terkait hilangnya alat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) melalui via seluler kepada Haman Kunding selaku unit 3 Polres Pohuwato mengatakan, terkait penjelasan tersebut nantinya kasat reskrim yang akan menjelaskan.

Hingga berita ini di terbitkan, awak media GOSULUT.ID masih akan menghubungi Kasat Reskrim Polres Pohuwato.***