Lewat Sosialisasi Dan Kampanye Penggunaan Masker, Hadijah U. Tayeb Bagikan Masker Gratis  

Lewat Sosialisasi Dan Kampanye Penggunaan Masker, Hadijah U. Tayeb Bagikan Masker Gratis  

GOSULUT.ID - Pemerintah Kabupaten Gorontalo beserta jajaran TNI, Polri, Satpol-PP Kabupaten Gorontalo (Kabgor) mengelar sosialisasi dan kampanye penggunaan masker secara serentak seluruh Indonesia, bertempat di bawah Tower Pakaya Limboto, Kamis (10/09/2020).

Ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan peningkatan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di seluruh Daerah. 

Lewat kesempatan ini, Sekertaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb turut membagikan masker secara gratis bagi warga yang melintasi kompleks Tower Pakaya Limboto.

Hadijah menyampaikan, sosialisasi ini juga merupakan upaya dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020, dengan tetap megutamakan protokol kesehatan.

" Menjaga keamanan, kedamaian dan kesejukan daerah Gorontalo khusunya Kabupaten Gorontalo," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, untuk masker yang dibagikan sendiri, ada sekitar 1240 masker yang memang disediakan khusus kepada masyarakat yang melintasi Pakaya Tower dan memang tidak menggunakan masker, bukan bagi mereka yang sudah memakai masker.

" Iya, untuk masker itu khusus masyarakat yang belum punya masker saat keluar rumah dan itu ada sekitar 1240 yang kita akan bagikan," jelas Hadijah.

Sementara itu, Kapolres Gorontalo, Ade Permana mengatakan, mengingat saat ini masih banyak masyarakat yang belum patuh terhadap protokol kesehatan, utamanya penggunaan masker.

"Memang kegiatan ini dilaksanakan diseluruh Indonesia, jadi kami mendeklarasikan bahwa penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan ini sangat penting," ungkapnya.

Ade berharap, masyarakat dapat benar-benar mematuhi segala himbauan yang dilakukan oleh Pemerintah. Jangan mengangap remeh virus ini, karena virus ini sudah mewabah diseluruh dunia.

" Maka diharapkan masyarakat dapat benar-benar patuh. Jika tidak patuh maka masyarakat ini bisa terpapar dengan virus corona ini. Bagi pelanggar ini bisa saja dikenakan hukuman atau sanksi juga," harapnya.***

EDITOR : Alwin Ibrahim