Lewat Monev KetuaPKK Desa, Dasa Wisma Dan Kepala Dusun Bisa Himpun Informasi Program Pemerintah Yang Belum Terealisasi

Lewat Monev KetuaPKK Desa, Dasa Wisma Dan Kepala Dusun Bisa Himpun Informasi Program Pemerintah Yang Belum Terealisasi

GOSULUT.ID - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway mengatakan, tujuan monitoring dan evaluasi (Monev) Program PKK desa adalah melihat langsung keberadaan sekertariat PKK setiap desa/ Keluarahan se Kabupaten Gorontalo.

Tak hanya itu, monev ini pula sebagai bentuk untuk mendapatkan informasi akurat terhadap program yang sudah direalisasi atau belum.

Ketua TP-PKK Dr. Fory Naway mengatakan, sebagai mitra pemerintah sudah barang tentu untuk selalu mendampingi dan mendukung suksesnya program pemerintah daerah.

"Oleh karena itu, tak hanya program PKK yang difokuskan akan tetapi maksud PKK melakukan monev setiap tahun itu adalah menampung aspirasi dan kebutuhan masyarakat di tingkat bawah (aspirasi)," kata Fory Naway

Selanjutnya, Fory menyampaikan, informasi akurat PKK Desa, Dasa Wisma sampai kepala Dusun terkait program pemerintah yang belum terealisasi sangat di butuhkan.

“Kita butuh informasi akurat dari PKK desa, dasa wisma, PPKBD dan sub serta kepala dusun, terkait program pemerintah yang belum terrealisasi dan ini akan kami sambungkan kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Gorontalo bersama Pimpinan OPD,’” Ungkap Fory Naway disetiap kegiatan monev program dan evaluasi program desa/kelurahan. Jum'at. 07/02/2020

Lebih lanjut, Istri Bupati Nelson itu mengungkapkan, rekomondasi dari hasil monev akan dibawah dihadapan Bupati dan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk dibahas bersama.

" Ya, kita paparkan di hadapan Bupati bersama OPD terkait sebagai mitra PKK dalam rapat Konsolidasi PKK dalam waktu dekat ini,” kata dia.

Terakhir, Fory berharap, dalam setiap kegiatan monev, baik PKK, dasa wisma, PPKBD dan sub untuk memasukan data masyarakat yang butuh sentuhan. Misalnya, kata Fory, masyarakat yang butuh jamban, rumah mahyani, disabilitas, lansia, dan sebagainya.

"Harapan dan kebutuhan masyarakat akan kita sampaikan dan bedah bersama dengan OPD sebagai mitra PKK,” beber Fory Naway.***