La Ode Kekurangan Bahan Informasi di Daerah, Jubir: Pimpinan DPRD Provinsi Hadir Dalam Rapat Forkopimda

La Ode Kekurangan Bahan Informasi di Daerah, Jubir: Pimpinan DPRD Provinsi Hadir Dalam Rapat Forkopimda

GOSULUT.ID - Anggota Dewan Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin yang menilai langkah Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap pencegahan penyebaran virus corona kurang menggigit, mendapat respon dari Puncak Botu.

Juru Bicara Khusus Gubernur Gorontalo, Noval Abdussamad saat ditemui awak media tersenyum dan mengatakan bahwa La Ode Haimudin kekurangan informasi di Gorontalo. 

“Pak La Ode mungkin terlalu sibuk dengan perjalanan dinas pribadinya, sehingga sangat kekurangan informasi di daerah. Pertama, kebijakan yang diambil harus melihat kondisi didaerah dan jangan membandingkan dengan daerah lain, misalkan Jakarta. Kedua, Himbauan dari pemerintah provinsi gorontalo sudah dijalankan saat ini, misalnya, menyediakan tempat cuci tangan dan handzanitizer ditempat umum seperti Mall, Rumah Makan, Rumah Sakit, Bandara bahkan dilingkungan pemerintah pun sudah tersedia. Pemerintah Provinsi Gorontalo juga sudah melakukan rapat Forkopimda yang diperluas termasuk Pimpanan DPRD Provinsi Gorontalo turut serta hadir dalam pengambilan keputusan tersebut, keputusan diambil berdasarkan kajian dan koordinasi serta tidak sekedar ikut-ikutan apalagi “latah-latahan”. Kemudian melakukan rapat bersama instansi terkait, pihak sekolah dan Perguruan Tinggi untuk mengambil keputusan bersama pencegahan virus corona, turun langsung untuk memastikan kesiapan akses masuk dan keluar Gorontalo, pelabuhan, bandara dan meminta kepala daerah yang berbatasan langsung dengan daerah lain untuk melakukan pengetatan dan pemeriksaan secara langsung. Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada warga gorontalo yang positif terkena virus corona, dan bersama-sama berdoa agar gorontalo tidak terdampak virus corona,” ujarnya.

Noval lebih lanjut menyayangkan pernyataan La Ode tersebut, karena jauh dari fakta dan tindakan yang telah dilakukan pemerintah provinsi gorontalo.

Upaya sosialisasi dan himbauan untuk tidak mengadakan kegiatan yang melibatkan orang banyak sudah dilakukan, dan pemerintah provinsi sudah memberi contoh yang baik soal ini.

“Sekali lagi saya katakan sepertinya Pak La Ode belum mendapat informasi mendalam terkait upaya pemprov, saya beri contoh misalkan bakti sosial NKRI Peduli yang sedianya dilakukan dengan melibatkan orang banyak sekarang metodenya sudah dirubah, masyarakat penerima bantuan langsung datang ke kantor desa untuk menerima bantuan sekaligus diperiksa kesehatannya, ini bentuk konkrit dari pemprov untuk mencegah penyebaran virus corona. Dibeberapa kegiatan pemprov Pak Gubernur tidak pernah berhenti menyampaikan langsung kepada masyarakat soal pencegahan virus corona, misalnya dengan menjalani pola hidup bersih dan sehat agar tidak mudah terkena virus corona”.

Hal senada disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris Jusuf yang ikut menghadiri rapat Forkopimda, menurutnya, upaya pemerintah provinsi gorontalo sudah maksimal dalam pencegahan dan penyebaran virus corona, adanya surat keputusan, surat edaran dan humbauan hingga launching “Gorontalo Bergerak Lawan Corona” telah dilakukan, himbauan dan aksi nyata sudah dilakukan bahkan dalam reses DPRD, Paris Jusuf selalu mensosialisasikan cara pencegahan dan penyebaran cirus corona ini.

“Melakukan koordinasi dengan para kepala daerah, instansi terkait merupakan langkah tepat yang dilakukan pemerintah provinsi, pengetatan wilayah dan akses masuk sudah maksimal. Disetiap reses saya menghimbau kepada masyarakat untuk terus waspada dan berpola hidup sehat, jadi keliru jika mengatakan langkah pemerintah provinsi tidak menggigit”.