Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Lakukan Dengar Pendapat Terkait Laporan Lsm

Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Lakukan Dengar Pendapat Terkait Laporan Lsm

GoSulut.Id - Limboto - Kembali DPRD Kabupaten Gorontalo melalui komisi III lakukan Rapart Dengar Pendapat ”RDP”, menindak lanjuti surat masuk dari Lembaga Swadaya Masyarakat, senin (7/1) di ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Gorontalo.

RDP terkait tentang tambahan waktu pembangunan RSU Boliyohuto dan pekerjaan Taman Menara Limboto, yang di pimpin oleh Ketua Komisi III Ali Polapa, di dampingi Ketua DPRD Sahmid Hemu bersama para anggota Komisi III.

Dalam RDP tersebut, langsung di hadiri oleh Lsm Rahmat Mamonto, Rivki Mohi, Jems Ibrahim, Alwin Ibrahim serta pemuda pemerhati pembangunan limboto dan Kadis Kesehatan Roni Sampir, Kadis PUPR Doni Lahati, Direktur RSU Dunda Limboto, Kabag Pembangunan, Kepala ULP Kabupaten Gorontalo.       

Dalam penyampaian-nya Ketua DPRD Sahmid Hemu saat Rapat Dengar Pendapat, mendampingi Ketua Komisi III Ali Polapa mengatakan, DPRD hanya menjembatani apa yang menjadi pertanyaan, teman teman lsm terkait tentang, aturan yang menjadi pijakan, mengenai pekerjaan dua proyek di kerjakan melewati tahun anggaran, tegas Sahmid Hemu.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi III Ali Polapa mempersilahkan pada anggota komisi III dan lsm untuk memberikan tangapan-nya.

”Kemudian di jawab oleh Kepala Dinas Kesehatan Roni Sampir dan Dinas PUPR Doni Lahati, ULP, Direktur RSU Dunda Limboto dan Bagian Pembangunan” Ucap Ali Polapa.

Kadis Kesehatan Roni Sampir menjelaskan, mengapa pekerjaan ini, sampai terlambat, memang dari proses awal saja, ada kendala yang di hadapi.

”Dalam hal pembangunan RSU Boliyohuto, terutama dari tata letak gedung sempat terjadi perbedaan keinginan, dari pemberi hibah tanah dan pemerintah”Tutur Roni Sampir.

Namun keputusan itu sampai memakan waktu 1 bulan, baru pekerjaan bisa jalan dari kontrak yang telah di sepakati, tapi semua bisa teratasi.

”Mengapa melewati tahun anggaran, karena memang aturan memboleh-kan, berdasar-kan kajian hukum dan hasil konsultasi dengan pemerintah pusat, apalagi ini dana DAK ” ucap Roni Sampir.

Hal senada di sampai-kan oleh Kepala RSU Limboto, apa-pun alasan-nya, pekerjaan ini perlu di lanjut-kan, sebab tingkat kebutuhan rakyat Boliyohuto Cs.

”Mengingat jarak begitu jauh menuju RSU Limboto, sehingga cepat selesai-nya pekerjaan ini, dapat membantu rakyat dalam pelayanan kesehatan”Ungkap Direktur RSU Moh.Abdul Nasir

Pada kesempatan itu, Kadis PUPR Doni Lahati menjawab secara santai, tentang tambahan waktu pekerjaan itu, di boleh-kan dan pekerjaan sebelum 50 hari sudah selesai, karena pekerjaan taman menara sudah 90 % saat (28/12).

”Bahkan walaupun selesai pekerjaan, pembayarannya nanti tahun depan” kata Doni Lahati.

Dalam penjelasan-nya Kepala ULP Heriyanto Kodai, di hadapan Komisi III dan Lsm serta pemuda pemerhati pembangunan limboto, pemenang tender kedua pekerjaan itu, telah sesuai dan semua sudah sesuai dengan mekanisme pelelangan.

”Di akhir pertemuan Rapat Dengar Pendapat yang dipimpin oleh Ali Polapa, semua yang menjadi pembicaraan hari ini, akan di bicarakan dalam tingkat lanjut komisi” Jelas Ali Polapa. (Mnt-kolonglangit)