Komisi 2 Warning Soal Pengawasan Terhadap Aktifitas Galian C

Komisi 2 Warning Soal Pengawasan Terhadap Aktifitas Galian C

GOSULUT.ID - Menindaklanjuti hasil monitoring terkait aktifitas galian C di sejumlah wilayah Provinsi Gorontalo, Komisi 2 menggelar Rapat Kerja bersama Dinas PNM ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo serta Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan Provinsi Gorontalo. Senin (20/09/2021).

Ketua Komisi II Espin Tulie menyampaikan terkait temuan Komisi terhadap aktifitas galian c ada beberapa poin penting yang menjadi rekomendasi dan warning komisinya terhadap pemerintah, diantaranya perlu ada kajian mendalam apakah menjadi penyebab banjir bandang.

"Kami meminta kepada instansi terkait untuk melakukan kajian yang mendalam terhadap galian c, apakah menjadi penyebab banjir atau tidak," katanya.

Kemudian lanjut dia, perlu definisi dari tujuan tahapan perencanaan awal terkait ijin, karena ada tahapan yang keluar setelah ada aktifitas tambang. Hal ini harus diperhatikan karena setiap triwulan ada laporan baik dari pemprakarsa, pengusaha galian c dan dari pemerintah Kabupaten Kota  yang harus meminta laporan terhadap aktifitas galian c sebelum mengeluarkan ijin.

"Juga pengawasan terhadap UPL yang harus diperhatikan oleh pemprakarsa karena di dalam UPL itu termaktub apa saja yang disyaratkan bila kita meminta ijin galian c," sambungnya.

Komisinya juga meminta kepada pelaku usaha ini harus tetap memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang berada di lokasi tersebut, misalnya bantuan sosial ekonomi dari CSR (Corporate Social Responsibility).

Ia juga mendorong kepada Inspektur Pengawas Tambang agar menjalankan pengawasannya dengan baik terstruktur dan masif.

"Karena dari data yang pada kami ada sekitar 130 tambang yang sudah peroleh ijin  namun hanya 76 saja aktif. Kami juga meminta pengusaha tambang galian c mengasuransikan para pekerjanya agar terlindungi," tandasnya.