Kiat SMA N 4 Gorontalo Memaksimalkan Pembelajaran

Kiat SMA N 4 Gorontalo Memaksimalkan Pembelajaran

GOSULUT.ID - KOTA GORONTALO - Ditengah keterbatasan dan kondisi siswa dalam mengikuti pembelajaran ditengah masa pandemic covid-19 saat ini, SMA N 4 Gorontalo tetap berusaha memaksimalkan seluruh daya dan upaya agar kegiatan proses belajar mengajar tetap berjalan.

"Kita akui sebagian besar siswa yang bersekolah ini berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang ekonomi menegah kebawah," ungkap Kepala SMA N 4 Gorontalo, Dr. Iskandar Abdullah, M.Pd,. Sabtu (13/6/2020).

Ia mengatakan, sebagaimana himbauan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga dalam mencegah wabah covid-19, proses belajar mengajar untuk saat ini dilakukan secara online atau darling, dengan kata lain siswa belajar dari rumah dengan menggunakan fasilitas internet termasuk dalam melaksanakan ujian serta mengerjakan tugas-tugas dari guru.

Dijelaskan, bagi siswa yang memiliki kendala karena tidak memiliki hp, data atau yang berada di zona merah (covid-19), kondisi tidak menjadi hambatan pihak sekolah.

"Kita berupaya supaya proses belajar mengajar tetap bermakna, bagaimana siswa dapat mengikutinya dengan baik. Seperti tugas dan materi pelajaran, kami kirim lewat email, WhatsApp (WA), juga lewat pesan sms. Yang penting interaksi tetap ada," terang Iskandar.

Begitu juga lanjutnya, kegiatan ulangan semester, siswa yang tidak memiki hp android berupaya untuk meminjam dari siapa saja, disamping itu pihak sekolah berinisiatif mengantar langsung ditempat dimana siswa dikumpulkan disatu rumah agar bisa mengikuti ujian sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Iskandar menambahkan, selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menjelang new normal, SMA N 4 Gorontalo telah melaksanakan sesuai anjuran pemerintah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Mengacu dengan apa yang telah disampaikan, kami telah menerapkannya di lingkungan sekolah, seperti ketika masuk diukur suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak selama melakukan aktifitas didalam sekolah.

Penerapan protokol kesehatan juga diterapkan sekolah yang saat ini melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2020/2021.

"Ini kita siapkan manakala masyarkat yang ingin mendaftarkan anaknya memiliki keterbatasan dalam mengakses jaringan internet. Kami membantu memfasilitasi proses PPDB di sekolah, dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan, tempat duduk kita atur jaraknya, termasuk penggunaan masker serta mencuci tangan," tandas Iskandar.

Editor: Harso Utiarahman