Ketukan Palu Pertama Syam T.Ase Di Intrupsi Suwandi Musa, Hendra Abdul : Prof. Nelson Kapasitasnya Mewakili Gubernur Rusli Habibie

Ketukan Palu Pertama Syam T.Ase Di Intrupsi Suwandi Musa, Hendra Abdul : Prof. Nelson Kapasitasnya Mewakili Gubernur Rusli Habibie

Laporan Redaksi 

Editor : Mnunu Tangguda 

www.gosulut.id - Limboto - Cukup menarik pelantikan 35 Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo yang tidak di hadiri oleh Gubernur Gorontalo, senin (26/8) di ruang sidang paripurna DPRD.

Hanya di hadiri langsung oleh Bupati Prof.Nelson Pomalingo dan Bupati Bolmong Timur, Sehan Lancar, SH serta Kejari Kabupaten Gorontalo, Kapolres Limboto, Dandim, OPD dan tamu undangan lainnya.

Setelah pengambilan sumpah jabatan dan pemasangan pin oleh Bupati Kabupaten Gorontalo, Prof Nelson Pomalingo secara sombolis pada wakil rakyat yang saja di lantik.

Sekertaris Dewan, Husni Deka kembali membacakan, terkait siapa Pimpinan DPRD Sementara yang di percayakan pada Syam T. Ase dan Wakil Ketua DPRD, Irwan Dai.

Maka saat itu, lansung di serah terimakan pimpinan DPRD. Pejabat lama, Sahmid Hemu pada pimpinan sementara. Disitu-lah merupakan sejarah telah mencatat, setelah palu pertama berbunyi di ruang sidang yang di ketuk oleh Syam T. Ase, melanjutkan acara sidang paripurna.

"Namun saat awal kekuatan palu di perdengarkan dari tangan Syam T.Ase, tiba tiba Instrupsi dari salah satu Wakil Rakyat Partai Hanura, mempertanyakan apakah pelantikan hari ini, syah atau tidak, sebab hanya di lakukan oleh Prof. Nelson Ponalingo, jika di lihat dari jabatan posisinya setara dengan kami," ucap Swandi Musa.

Mendengar celoteh tersebut, wakil rakyat Partai Persatuan Pembangunan, Hendra Abdul. Meminta pada Ketua Dewan Sementara, memberi kesempatan padanya.

"Secara arif dan bijaksana menjelaskan, sesungguhnya Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mendelagasikan pelantikan ini pada Bupati Kabupaten, Gorontalo, terus apa masalahnya,"kata Hendra Abdul.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Gorontalo hanya tersenyum dan menjelaskan mengapa dirinya yang melantik dan berdiri di atas mimbar ini.

"Pertama mewakili Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie atas nama pemerintah Provinsi Gorontalo. Tapi pada dirinya melekat sebagai bupati dan selaku Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo, yang membuat Ketua Dewan Sementara agak gerogi," kata Prof Nelson Pomalingo dalam guyonan-nya.

Di Akhir sambutannya, Sang Profesor tak lupa mengucapkan selamat dan bagi yang belum sempat, maka perlu bersabar.

"Pada kesempatan itu pula, Prof Nelson Pomalingo berharap, dalam beberapa bulan kedepan, semua partai politik pasti akan fokus dalam Pilikada 2020. Maka jadikan semuanya menjadi menarik dan bukan kita saling bermusuhan, tapi berpesta dalam demokrasi. Dan siapa-pun bupati terpilih, harus di terima dengan senang hati," jelas Sang Profesor yang cedas dan sangat menghargai perbedaan.***