Ketua Komisi III Thomas Mopili Evaluasi Realisasi Kegiatan OPD, Dedy Hamzah : Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Jangan Pilih Kasih

Ketua Komisi III Thomas Mopili Evaluasi Realisasi Kegiatan OPD, Dedy Hamzah : Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Jangan Pilih Kasih

Liputan Harso 

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

 

GOSULUT.ID - DPRD Provinsi Gorontalo-  Untuk mengetahui sudah sejauh mana realisasi keuangan dan fisik dari pelaksanaan program serta kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, maka Komisi III menggelar rapat kerja dengan dinas terkait khususnya mitra komisi.

"Pertemuan ini merupakan rapat perdana kami bersama dinas yang menjadi mitra komisi III," ujar Ketua Komisi III, Thomas Mopili, Senin (8/9).

Dikatakannya, sampai dengan bulan Oktober ini capaian dari kegiatan dan program yang dilaksanakan semuanya telah diatas target.

"Karena ini baru awal pertemuan, kedepan bersama rekan-rekannya di Komisi tersebut, akan lebih mempertajam dan meminta penjelasan lebih rinci lagi,"ucap Thomas Mopili.

Sementara itu, aleg Komisi III  Dedy Hamzah meminta pada dinas terkait, agar  pada akhir tahun nanti realisasi dari kegiatan yang dilaksanakan sudah harus tercapai.

"Saya ingatkan, supaya dibulan Desember realisasi fisik dan keuangan sudah harus selesai," ujar aleg PDI- P ini.

Wakil Ketua Komisi III ini juga mewarning dinas seperti dinas PUPR, jangan hanya memprioritaskan daerah tertentu saja.

"Karena ada beberapa wilayah di Provinsi Gorontalo misalnya di Kabupaten Boalemo,"kata Dedi Hamzah.

Terlebih lagi, pembangunan ruas jalan di Paguyaman Pantai, yang hingga saat ini belum juga selesai. Saya minta ini bisa harus segera diselesaikan, kalau tidak bisa tahun ini tahun depannya sudah harus tuntas,"tegas Dedy Hamzah.

Dedy Hamzah juga mewarning Balai Wilayah Sungai Sulawesi II, dalam mengeluarkan setiap rekomendasi ijin pada kegiatan dibantaran sungai harus berlaku adil.

"Jangan pilih kasih bila memberikan ijin, berikan kesempatan juga bagi masyarakat lain. Dan ijin harus rutin dievaluasi setiap 6 sekali, bukan  satu tahun sekali," tegas Dedy Hamzah.***