Ketua IDI Kabgor : Minta Masyarakat Untuk Tidak Buang Sembarang Limbah Masker Dan Benda Penyerta Usai Digunakan  

Ketua IDI Kabgor : Minta Masyarakat Untuk Tidak Buang Sembarang Limbah Masker Dan Benda Penyerta Usai Digunakan  

GOSULUT.ID - Dengan masih mewabahnya Corona Virus Disaese (Covid-19) yang saat ini terus meningkat yang terpapar dan banyaknya masyarakat yang di anjurkan untuk memakai masker, sehingga ini makin memperbanyak faktor yang menimbulkan limbah masker berserahkan di mana-mana.

Menanggapi hal ini, ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gorontalo (Kabgor), dr. Irawan Huntoyungo meminta pada seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo, terutama warga Kabupaten Gorontalo agar kiranya untuk membuang limbah masker pada tempatnya (Sampah). Karena sekarang ini, banyak yang sesuka hatinya membuang limbah masker bukan pada tempatnya.

" Maka, sebelum kita membuang masker  dihancurkan terlebih dahulu seperti, digunting, disobek-sobek, sehingga tak ada yang bisa gunakan kembali, terus dibuang pada tempatnya dan pastinya tidak ada kata daur ulang untuk masker," ujar Irawan, Selasa (20/10/2020).

Dirinya juga menjelaskan, ancaman lingkungan atas limbah masker medis dan benda penyerta, seperti sarung tangan plastik sekali pakai yang diperkirakan jumlahnya sangat besar, kelak akan menjadi ancaman tersendiri bagi lingkungan bila sejak dini tidak segera ditangani secara baik. Limbah masker sekali pakai saat ini mudah ditemui dibuang orang di sembarang tempat, di jalanan, di sungai, di tempat sampah umum dalam kondisi utuh.

" Masker sekali pakai yang dibuang sembarang tersebut telah menimbulkan kekhawatiran para pegiat lingkungan. Ketika orang membuang masker secara sembarang yang terjadi sulit untuk bisa membedakan penggunaan masker oleh orang dengan kondisi kesehatan baik atau pun sedang berpenyakit," jelas dr. Irawan Huntoyungo.

Lebih lanjut, mantan Direktur RS. MM. Dunda Limboto ini memaparkan, agar sampah masker dan benda penyerta lainnya tidak akan mewabah di Gorontalo. Maka dirinya menghimbau masyarakat bisa memahami tata cara penggunaan masker dengan baik dan pembuangan masker yang sudah digunakan, sehingga tidak akan menimbulkan penumpukan bekas Masker.

" Sesama warga, termasuk saya. Agar bisa mengingatkan, tertularnya Covid-19 bukan saja kontak sesama manusia, bisa juga dari yang kita hirup, terutama dari pembakaran masker yang kita tidak sadari," papar Irawan.***

Editor : Alwin Ibrahim