Kepemimpinan Bupati Nelson Pomalingo Mempermudah Bagi Investasi

Kepemimpinan Bupati Nelson Pomalingo Mempermudah Bagi Investasi

Limboto - gosulut.id - Cukup menarik apa yang di sampaikan oleh Mantan Rektor Muhadiyah Prof Nelson Pomalingo, yang saat ini sedang duduk sebagai Bupati Kabupaten Gorontalo.

Dalam diskusi sangat singkat, padat dan jelas kurang lebih 30 menit, bersama Ketua Lsm SPAK Tommy Duke dan Redaksi www.gosulut.id, seputaran Kepemimpinan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, senin (17/12) di rudis.

Sejak di percayakan menjadi Bupati Kabupaten Gorontalo oleh rakyat, cita cita Saya sebetulnya, daerah ini sebagai daerah kota tertuah, harus menjadi contoh tentang hal sejarah, budaya dan menjadi contoh hal membangun.

Kemudian Saya berharap, setelah Kabupaten Gorontalo menjadi kota kedua tertuah, dari Kota Gorontalo.

Apalagi daerah ini menjadi lintasan, semua aktifitas masyarakat dari dalam maupun luar daerah, sehingga harus menjadi kiblat informasi tentang apa saja.

”Maka masyarakat-nya, harus maju di bidang pendidikan, ekonomi dan budaya”Tegas Nelson Pomalingo.

Melihat daerah Kabupaten Gorontalo kemarin dan saat ini, sangat jauh berbeda sekali. Tapi semuanya membutuhkan kesabaran dan harus bergerak cepat.

”Terutama, bagaimana menata infrastruktur secara baik, agar memiliki daya tarik tersendiri bagi siapa saja, yang datang atau melintas di daerah ini, berikut-nya memberi kemudahan bagi investasi masuk di daerah, jangan di persulit, bila ingin maju, harus memperkuat Sumber Daya Manusia, apakah dalam hal pekerjaan atau apa saja, hal demikian menjadi cita cita Saya memimpin di daerah” Kata Nelson Pomalingo.

Banyak orang mengatakan, kalau daerah Kabupaten Gorontalo, tidak menarik bagi investasi yang datang. Tapi selama tiga tahun memimpin daerah, Alhamdulillah semua yang menjadi kendala Investasi masuk ke-daerah, telah di benahi, sehingga hal ini, mulai menjadi daya tarik tersendiri.

”Terbukti dalam tiga tahun terakhir di percayakan rakyat memimpin Kabupaten Gorontalo, perkembangan investasi cukup besar, dari 150 Milyar menjadi 1,6 Triliun dan tahun ini menjadi 1,8 Triliun di 2018” Ucap Nelson Pomalingo.

Sedangkan berbicara tentang pengentasan angka kemiskinan di daerah ini, cukup menarik bagi Saya, sebab data Statistik yang ada. Setiap tahunnya, penurunan angkanya mencapai 1% atau 2500 orang, bagaimana dapat naik menjadi 1,5 % dan 2% atau lebih kedepan-nya.

”Kemudian bagaimana mendorong program pemberdayaan masyarakat, dari semua sector untuk membantu masyarakat, di bidang pertanian, peternakan dan jasa perdagangan, melalui usaha usaha masyarakat, terus kita kembang-kan, termasuk ekonomi kreatif yang di buat oleh anak anak wirausaha baru, kurang lebih ada 2000 orang dan nantinya di tahun 2019 ditingkatkan lagi, agar lebih banyak, berikutnya berpikir mendatang investasi lebih besar, guna memberi peluang pekerjaan bagi rakyat, dalam mengurangi angka pengangguran” Kata Nelson Pomalingo. 

Setelah melihat tingkat kebutuhan masyarakat di daerah ini, sehingga Saya berpikir bagaimana terus bekerja, mendatangkan uang masuk kedaerah, tanpa berharap dari Dana APBD dan Dana APBN, karena bila berharap pada dana itu.

”Ruang gerak cukup terbatas, dalam mencapai perkembangan lebih cepat di daerah” Tutur Nelson. 

Untuk APBD di 2019 nanti, pemerintah akan lebih focus lagi mendorong SDM di daerah, sebab kedepan dengan kita mulai membuka peluang investasi masuk di daerah ini, sehingga peningkatan Sumber Daya Manusia, menjadi kunci segala-nya, di samping mengerak-kan sector lainnya.” Ujar Nelson Pomalingo. (Mnt-Kolonglangit)