Kembali Pesta Ehabonk Menjadi Konsumsi Oknum Siswa SMP

Kembali Pesta Ehabonk Menjadi Konsumsi Oknum Siswa SMP

Laporan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Yance Harun

 

Gorontalo kembali di hebohkan dengan beredarnya video berdurasi 16 detik yang memperlihatkan sejumlah anak sekolah  sedang berpesta lem ehabonk di sebuah ruangan, Video tersebut viral di beberapa akun media sosial seperti Facebook, WhatsApp.

 

GoSulut.ID – Limboto - Terkait beredar-nya video yang berdurasi 16 detik, di duga melibat-kan oknum siswa SMP 1 Limboto sedang mengkonsumsi Ehabonk.     

Saat di mintai tangapan-nya, Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Limboto, Irwan DJ Podu, membenarkan kejadian tersebut, kamis, (20/6).

Menurut Irwan Dj Podu, kejadian itu terjadi kemarin, rabu (19/6) diluar jam sekolah.

”Ada kurang lebih, sekitar enam siswi yang terlibat dalam video berdurasi 16 detik, masing-masing siswi di ketahui ber-inisial DU, DP, VB, BE NW, bahkan pihak sekolah sudah mengundang orang tua,” ucap Irwan Dj Podu.

Untuk ke enam siswi itu, lima diantara-nya duduk di bangku kelas 8 dan satu-nya lagi kelas 7.

”Pihak sekolah sudah mengambil langkah pertama, menyerahkan peserta didik ke bidang Bimbingan Konseling dan berupaya agar siswi-siswi ini bisa terhindar dari ketergantungan lem itu dan sebisa mungkin psikisnya tidak terganggu,” kata Irwan Dj Podu pada awak media.

Setelah dilakukan interogasi oleh BK, diakui bahwa itu merupakan murni perbuatan mereka. Dan diluar dari jangkauan pihak sekolah, bahkan ada sebagian dari orang tua belum mengetahui kejadian video viral itu.

”Pihak-nya sudah melakukan upaya untuk mengundang orang tua dari siswa-siswi, kemudian berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A),”Sambungnya.

Irwan Dj Podu menambah-kan, pihak sekolah hari ini, berusaha bagaimana cara-nya, agar mereka siswa siswi yang melakukan perbuat itu, bisa menjadi normal kembali dan menjadi lebih baik serta meninggalkan kebiasaan buruk.

”Pihak-nya telah melakukan penyampaian dan sosialisasi di setiap apel peserta anak didik. Untuk menghindari perbuatan yang dilarang, baik itu minuman alkohol, merokok bahkan menghirup lem dan lain sebagainya,”tegas Irwan Dj Podu.***