Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo Gelar Jumpa Pers Di Akhir Tahun 2018

Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo Gelar Jumpa Pers Di Akhir Tahun 2018

GoSulut.Id - Limboto - Refleksi akhir tahun 2018, Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo di bawah kepemimpinan Dr.Supriyanto.SH.MH, menggelar Jumpa PERS pukul 15.00 wita, bersama para awak media, terkait tentang capayan kinerja tahun ini, senin (31/12).

Dalam penyampayan-nya Dr.Supriyanto.SH.MH, selama tahun 2018, sesuai bidang tugas masing masing, realisasi penyerapan anggaran telah mencapai 97,29% dalam semua bidang, hal itu sudah maksimum.

Terdiri dari berbagai kegiatan Intelejen, yang di dalam-nya ada beberapa kegiatan, pertama kegiatan operasi penyelidikan pengamanan dan pengalangan, terdiri dari empat kegiatan, ungkap Dr.Supriyanto.SH.MH.

Kemudian, pelacakan aset ada satu kegiatan, sedang-kan penerangan hukum, yang masuk di desa desa dan lokasi lokasi tertentu terdapat 11 kegiatan, di dalam-nya ada program kegiatan jaksa masuk sekolah, maupun masuk kampus ada empat kegiatan.

”Untuk jaksa masuk kampus, merupakan skala prioritas, karena sebagai mitra strategis, sebab di sana banyak calon calon pemimpin, yang bisa di ajak berpikir secara rasional dan realistis, sehingga kedepan lebih meningkatkan program itu” Ucap Dr.Supriyanto.SH.MH

Kemudian kegiatan Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan daerah ”TP4D”, telah melakukan pengawalan serta pengawasan 49 kegiatan proyek pemerintah daerah, yang total nilai  anggaran keseluruhan146 Milyar.

Tapi TP4D tidak dalam posisi menjamin, kegiatan di laksanakan tak ada masalah, namun berupaya semaksimal mungkin, kegiatan tersebut sesuai harapan kita semua.

”Tujuan utama, tepat waktu,tepat mutu,tepat sasaran dan tertib administrasi” Tegas Dr.Supriyanto.SH.MH

Jika ada beberapa paket pekerjaan, yang terlambat dalam pekerjaan, maka kami memberikan kajian hukum secara normatif, tapi semua kembali pada pengguna, seperi PA , KPA dan PPK, boleh di ikuti dan bisa tidak, keputusan pada mereka semua, jelas Supriyanto.

Sedang dalam bidang penuntutan, dalam hal ini tindak pidana umum di 2018, menerima spdp dari penyidik polri sebanyak 182 perkara.

”Tahap satu 167 perkara, tahap dua P21 mencapai 159 perkara dan di sidangkan di pengadilan sudah 120 perkara” Ujar Supriyanto

Berikut menggenai, bidang Tindak Pidana Khusus, telah melakukan penyelidikan, terhadap dugaan tindak pidana korupsi, ada enam penyelidikan dan melakukan penyidikan tiga perkara serta penuntutan tiga perkara.

”Selama 2018, kami bisa menyelamat-kan kerugian negara dan denda, sebesar kurang lebih 325 Juta” Kata Dr.Supriyanto.SH.MH

Sedang di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, maka kinerja Datun, sebenarnya sangat bermanfaat bagi kehidupan pemerintahan, karena banyak kewenangan di situ, sebagai jaksa pengacara negara, maupun sebagai penasehat Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD.

Di Tahun 2018, kami telah menerima surat kuasa khusus sebanyak 21 perkara, lebih pada penagihan kredit, tungakan BPJS dan PDAM serta surat kuasa khusus mewakili pemerintah dalam sidang di pengadilan negeri, tentang tiga perkara gugutan sengketa wakaf, mewakili Pengadilan Agama, BPN dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

”Bahkan kami sudah melakukan tindakan pelayanan gratis pada masyarakat yang mengalami masalah hukum” Jelas Dr.Supriyanto.SH.MH

Lanjut Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo di hadapan awak media, telah melakukan memorandum of understanding ”MOU” dengan pemerintah beserta BUMN dan BUMD sebagai landasan dan dasar rujukan, bila permasalahan hukum atau gugatan hukum.

”Terhadap pemerintah,PT Bank SulutGo Kabupaten Gorontalo, PT BRI Kabupaten Gorontalo, BPN Kabupaten Gorontalo, PDAM Kabupaten Gorontalo, PLN Kabupaten Gorontalo, BPJS, dan KPU Kabupaten Gorontalo” Ujar Dr.Supriyanto.SH.MH

Saat ini sudah ada dua surat masuk di kejaksaan, menyangkut permohonan pendapat hukum dari Dinas BAPPEDA Provinsi Gorontalo dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo, mengenai rencana peraturan bupati, bagi Aparatur Sipil Negara melakukan pelangaran disiplin pengunaan medsos.

Melalui instrumen Datun, banyak hal telah di lakukan di tahun 2018, sehingga perlu di ketahui oleh semua pihak, segala kinerja telah dilakukan kejaksaan.

”Termasuk telah melakukan pemulihkan keuangan negara 372 juta, hasil tungakan kredit bank, pdam dan bpjs di lakukan para nasabah di daerah ini” Imbuh Dr.Supriyanto.SH.MH. (Mnt-kolonglangit)