Katua Lsm Gempur Ben Gani : Apakah Alat Pompa Air Mancur Dan Material Lainnya Telah Sesuai SNI?

Katua Lsm Gempur Ben Gani : Apakah Alat Pompa Air Mancur Dan Material Lainnya Telah Sesuai SNI?

Liputan Redaksi

Editor : Mnunu Tangguda

GOSULUT.ID - Limboto – Melihat berbagai persoalan yang sering terjadi di pusat sampai daerah, terkait proyek yang mencuat dengan berbagai persoalan.

Apakah menyangkut kwalitas dari sebuah pekerjaan atau lain-nya, kebanyakan tak sampai menyentuh para Big Bos pemilik perusahaan sebenarnya, jika terjadi masalah.

Menurut Ketua Lsm Gempur Provinsi Gorontalo, contoh paling dekat terkait Pekerjaan Air Mancur Taman Budaya Kota Limboto, apa alat pompa air mancur dan material lainnya yang di gunakan sudah sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Sekali lagi, kami hanya bertanya dan mengingatkan pada pihak pihak terkait dalam pekerjaan ini, baik itu pengawas dan siapa saja bertangung jawab dalam pekerjaan ini.

”Perlu di ingat, pekerjaan ini berada di ruang public dan menjadi tempat wisata bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo di setiap malam kamis dan minggu. Maka tingkat keamanan dalam pengunaan kabel dalam kolam air mancur harus sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), begitu pula alat pompa di pasang-kan. Jangan sampai membahayakan para anak anak dan pengunjung taman,”kata Ben Gani.

Kami khawatir, jangan sampai bila terjadi sesuatu yang membahayakan masyarakat di kolam itu, di duga mereka akan berucap kalau kabel-nya tdk tahan air kaporit PDAM, sehingga terjadi kebocoran.

”Nanti alasannya sama seperti Pompa Air Mancur, yang sudah karatan baru satu minggu di uji coba, akibat dari air PDAM yang mengunakan Kaporit kata Mba Ulan,”tegas Ben Gani.

Untuk itu, standardisasi sebagai salah satu instrumen regulasi teknis yang dapat melindungi kepentingan konsumen nasional dan sekaligus produsen dalam negeri.

”Melalui regulasi teknis yang berbasiskan standardisasi dapat dicegah beredarnya barang-barang yang tidak bermutu di pasar domestik khususnya yang terkait dengan keamanan, keselamatan,”Sambungnya.

Ketua Lsm Gempur Ben Gani menyatakan, melalui instrumen yang sama sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), dapat dicegah masuknya barang-barang impor bermutu rendah yang mendistorsi pasar dalam negeri karena berharga rendah.

”Berdasarkan undang-undang perindustrian yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 19 Desember 2013 menyebutkan bahwa pelanggaran di bidang perindustrian akan terkena sanksi hukum. Pelanggaran yang menyangkut SNI (Standar Nasional Indonesia) dapat dikenai (sanksi) pidana,”tegas Ben Gani.

Untuk itu, kami meminta TP4D harus jeli lagi melihat persoalan ini, bila hal ini terus di biarkan dan nanti setelah bermasalah semua lepas tangan dan saling menyalahkan.

Waktu di mintai tangapannya Direkur Cahaya Bulan, Kusno Naki melalui nomor telponnya, sampai berita ini di turunkan tak memberikan komentar.

Berbeda lagi tangapan pengawas Proyek Air Mancur Abdulmusaktian J. Ibrahim, ST mengatakan, pekerjaan itu sudah sesuai spesifikasi yang ada dalam kontrak, tapi apakah sesuai SNI, tanyakan pada Kabid Langsung.***    

***