Dugaan Kasus Pelangaran Pemilu Melibatkan Oknum Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Resmi Di Serahkan Ke-Kopolisian

Dugaan Kasus Pelangaran Pemilu Melibatkan Oknum Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Resmi Di Serahkan Ke-Kopolisian

Laporan Wartawan WWW.GOSULUT.ID, Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

 

GoSulut.Id -Limboto- Kasus Dugaan Pelanggaran Tindak pidana Pemilu yang terjadi di Kecamatan Boliyohuto Desa Sidomuliyo yang saat ini ditangani oleh Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo.Setelah melewati pembahasan di Sentra Gakkundu , akhirnya resmi di teruskan ke Kepolisian untuk dilakukan Penyidikan, rabu (15/6).

Kasus Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu ini Diduga melibatkan salah satu oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo inisial SK.

”Saudara SK alias Aya Daud diduga melakukan pelanggaran tindak pidana pemilu Pasal 523 ayat 2 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yakni menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya pada masa tenang,” ucap Anggota Badan Pengawasan Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad,S.Pd.,MH.

Pihak Bawaslu Kabupaten Gorontalo, telah meneruskan perkara tindak pidana pemilu tersebut ke Polres Gorontalo.

”Setelah dilakukan serangkaian proses penanganan pelanggaran di Bawaslu, dengan mengundang klarifikasi beberapa pihak baik pelapor, saksi - saksi, dan terlapor. Serta dikuatkan dengan barang bukti berupa uang sebesar Rp.800.000,” kata  Moh. Fadjri Arsyad,S.Pd.,MH

Kemudian dalam pembahasan kedua, tiga unsur dalam Sentra Gakkumdu yaitu, jaksa,penyidik dan bawaslu sendiri.

”Menyimpulkan telah cukup bukti untuk meneruskan dugaan pelanggaran ini ke Polres Gorontalo, selanjutnya dilakukan proses penyidikan," jelas Moh. Fadjri Arsyad,S.Pd.,MH.***