Kadis Pu Syamsul Baharudin Beri Peringatan Keras Pada CV. ALFINA

Kadis Pu Syamsul Baharudin Beri Peringatan Keras Pada CV. ALFINA

GOSULUT.ID - KOTA LIMBOTO - Pekerjaan jalan lingkar BTN Hepuhulawa Kecamatan Limboto dengan nilai kontrak 494.961.843.30.- pelaksana CV. ALFINA diduga lambat dalam pelaksanaanya.

Pasalnya, dari tanggal kontrak sampai dengan selesai 19 Juli 2019 -15 November 2019 untuk pengaspalan jalan itu, sampai dengan saat ini belum juga ada tanda-tanda penyelesaiannya.

Berkaitan dengan pekerjaan jalan lingkar BTN Hepuhulawa itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Syamsul Baharudin, menuturkan pihaknya sudah melayangkan surat dan teguran ke pihak pelaksana.

" Terkait dengan pembangunan jalan lingkar BTN Hepuhulawa, sesuai dengan jadwal pekerjaannya yang tertera pada papan proyek terakhir pada tanggal 15 november 2019 kita sudah melakukan tindakan-tindakan serangkaian dengan itu yang pertama kita sudah teguran, "Kata Syamsul saat di wawancara, Kamis 7/11/19

Lewat teguran awal yang di layangkan oleh Dinas, Kata Syamsul pernah di Indahkan, namun untuk tahap akhir inilah yakni pengaspalan yang belum dilakukan oleh pelaksana.

" Pertama kita minta segera melakukan penyelesaian pekerjaan lapis pondasi atas, alhamdulillah dikerjakan, nah sekarang harusnya tahap pengaspalan, namun belum dilaksanakan dan kita sudah lakukan teguran ke 2 apabila dalam jangka waktu satu minggu ke depan tidak ada kegiatan atau action, maka kita akan mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan kontrak, "Sambungnnya.

Syamsul Baharudi, dalam waktu dekat akan melayangkan panggilan untuk pihak pelaksana yakni CV ALFINA.

" Kita akan melakukan pemanggilan dan melakukan solopos meeting untuk menayakan apakah pihak rekanan masih mampu melaksanakan atau tidak, apabila waktu kontrak tidak selesai maka kita akan melakukan tindakan penuh sampe dengan pemutusan kontrak,"Ujarnya.

Lebih lanjut, Syamsul menuturkan, Jika sampai pemutusan kontrak terjadi, maka pihak Dinas yang akan melakukan tindakan atau langkah untuk menyelesaikan-nya.

" Tentunya kita akan mulai melakukan tindakan atau langkah-langkah untuk penyelesaian akan diambil alih oleh pihak PPK atau pelaksana dari Dinas,"Tandasnya.

Terakhir, Syamsul menghimbau seluruh pelaksana atau kontraktor yang sementara melakukan pekerjaan fisik dan lainnya, agar segera menyelesaikanya sesuatu kontrak yang sudah ditentukan.

" Untuk semuanya kami berharap segera menyelesaikan pekerjaan, karena tentunya kita akan menegakkan aturan dan ketentuan yang berlaku seperti yang tertera di dalam kontrak dan kita tidak akan segan-segan melakukan tindakan sampe dengan pemutusan kontrak atau blacklist," jelas  Kadis PU yang tegas dan memiliki wibawa serata faham atas tehnis.***

Editor : Alwin Ibrahim