Jum'at Kramat Dua Pejabat Eselon II Masuk Staf Ahli

Jum'at Kramat Dua Pejabat Eselon II Masuk Staf Ahli

Laporan Wartawan WWW.GOSULUT.ID

Editor : Ifan Ceper

 

 

 

GoSulut.Id - Limboto - Bupati Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo, kembali melakukan rotasi pejabat tinggi pratama dan melakukan pengambilan sumpah jabatan untuk posisi administrator. Dan pejabat pengawas yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, jumat (29/3).

Dalam Ju’mat kramat kali ini, ada dua pejabat eselon II bergeser tempat duduk, masuk staf ahli,  Azis Nurhamidin menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Muchtar Nuna ditempatkan sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan.

 Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik di gantikan dengan Haris Tome dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di percayakan pada Yudhi Ekwanto.

Pelantikan dan pengambilan sumpah ini berlangsung di gedung kasmat lahay dan diikuti oleh seluruh jajaran OPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo.

Nelson Pomalingo, dalam penyampainya saat pelantikan dan pengambilan sumpah dalam rangka penyesuaian dan pengembangan karier.

”Nantinya, di bulan april atau awal bulan mei akan ada pelantikan kembali, karena terkait dengan tiga eselon II sudah  dilakukan job biding,”ungkap Nelson Pomalingo.

Memasuki empat tahun kepemimpinan saya, Pelantikan ini jika  dihitung-hitung sudah empat kali, dalam rangka penyesuaian dan pengembangan karier.

”Perlu di ingat, pelantikan dan Pengambilan sumpah terhadap Aparatur Sipil Negara(ASN),  hal yang biasa terjadi dalam pemerintahan, tapi kita lakukan sesuai prosedur yang ada di bahas dengan baperjakat, ” jelas Nelson Pomalingo.

 Dalam pelantikan tersebut, Bupati Nelson Pomalingo, menyerahkan 143 SK CPNS dan Bulan April nanti akan menyerahkan SK Tenaga Kontrak P3K.

” Saat ini juga kita bukan hanya melantik eselon II-III dan IV namun juga menyerahkan SK CPNS kurang lebih 143 orang. Insya ALLAH bulan april nanti kita akan menyerah kan SK bagi tenaga kontrak P3K yang gajinya sama dengan PNS. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk tenaga kontrak P3K namun sekarang masih menunggu SK dari BKN. Semoga jumlah CPNS yang ada juga ditambah tenaga P3K, maka kinerja pemerintahan kita makin cepat dan lebih baik,” jelas Nelson Pomalingo.***