Jadi Saksi idrus Marham, KPK Panggil Anggota DPRD Temanggung

Jadi Saksi idrus Marham,  KPK Panggil Anggota DPRD Temanggung
Jadi Saksi idrus Marham,  KPK Panggil Anggota DPRD Temanggung

GOSULUT.ID - , JAKARTA - Salah satu anggota DPRD Temanggung, Slamet Eko Wantoro dipanggil penyidik KPK. Terkait,  perkara suap terkait proyek PLTU Riau-1, Slamet bakal dimintai keterangan. 

"Slamet Eko dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (13/11/2018) pagi tadi. 

Lanjut Febri,  Selain Slamet, terdapat 3 orang lainnya yang jugadipanggil KPK.  3 orang tersebut antara lain, Jumadi, Rochmat Fauzi Trioktiva, dan Mahbub. Ketiganya dijadwalkan untuk diperiksa dengan status sebagai saksi Idrus.

Sebelumnya,  Idrus dijerat KPK dan telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam pengembangan perkara dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tl Eni Maulani Saragih serta Johanes B Kotjo. Pada saat ditangkap Eni menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR.


Sedangkan Kotjo dijerat sebagai pemberi suap ke Eni. Johanes Kotjo adalah pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd, yang merupakan salah satu konsorsium proyek PLTU Riau-1. Suap yang diberikan berkaitan dengan proyek itu.

Saat ini,  Johanes Kotjo sedang menjalani persidangan. Dalam salah satu sidang ketika Eni dihadirkan sebagai saksi, terungkap bahwa adanya aliran dana dari Kotjo untuk kepentingan suami Eni, yaitu Muhammad Al Khadziq, dalam Pilkada Temanggung.

"Iya, dana tersebut buat kebutuhan Pilbup Temanggung. Pak Kotjo langsung memberikan uang sebesar Rp. 2 miliar," ucap Eni dalam kesaksiannya di persidangan pada Kamis (11/10/2018) beberapa waktu yang lalu. 

Eni juga mengakui,  bahwa dirinya telah mengembalikan uang tersebut kepada pihak KPK. Sedangkan Khadziq, suami Eni, telah menjadi Bupati Temanggung terpilih.(GS)


( Ricky Octavian )