Insiden Pertemuan Wartawan Dan KPK, Ridwan Mooduto : Tutup Dan Bubar Saja

Insiden Pertemuan Wartawan Dan KPK, Ridwan Mooduto : Tutup Dan Bubar Saja

Liputan Khusus Redaksi

Editor  : Mnunu Tangguda

 

 

 

www.gosulut.id - Kota Gorontalo - Dalam pertemuan dengan KPK melalui  Kastgas Pencegahan, Dian Patria di Grend Q bersama para wartawan dan Lsm.

Ada hal sangat menarik dan menjadi perhatian semua yang hadir saat itu. Bagaimana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Bidang Satgas Pencegahan KPK bersama media dan CSO Briefing Se - Provinsi Gorontalo, Evaluasi Rencana Aksi Koordinasi Supervisi Pencegahan Korupsi tahun 2019.

"Harus lebih memberikan waktu yang sangat panjang dalam hal diskusi, sebab menjadi pokok dalam pertemuan tersebut. Bukan membatasi teman teman terkait tentang isu korupsi di Provinsi Gorontalo," ujar teman media dan lsm.

Melihat kondisi demikian, tepatnya pukul 17.20 wita. Salah satu Pimpinan Media Pinogu News, merasa kecewa dengan suara lantang meminta KPK memberi kesempatan semua bertanya.

"Jika begini model pertemuannya di bubarkan saja, apa yang di lakukan hari ini hanya seperti iklan saja. Berikan kesempatan kami bicara, kami kemari para wartawan di undang untuk bicara, kenapa di batasi seperti ini,"ujar Pemred Pinogu News, Ridwan Mooduto.

Melihat kondisi yang sudah memanas, Ketua SMSI Provinsi Gorontalo, Mahmud Marhaba langsung menarik keluar Pemred Pinogu News. Kemudian acara di lanjutkan kembali dengan beberapa penanya yang masih tersisa.

Secara terpisah, Pemred Pinogu News, Ridwan Mooduto terkait insiden itu, sebetulnya mereka KPK mengundang kita PERS berdialog, mengapa harus di batasi seperti ini.

"KPK harus memberi ruang seluas luasnya bagi PERS berdiskusi dengan mereka. Rakyat Gorontalo menanti kinerja KPK di daerah terkait korupsi. Banyak kasus korupsi tak jelas penyelesaiyannya," kata Ridwan Mooduto.***