HMI Cabang Limboto mengapresiasi Kinerja Bawaslu dan KPU

HMI Cabang Limboto mengapresiasi Kinerja Bawaslu dan KPU

Laporan Wartawan  WWW.GOSULUT.ID, Alwin Ibrahim

Editor : Yance Harun

 

 

 

 

 

GoSulut.Id - Limboto - Secara berjenjang Himpunan mahasiswa Islam (HMI) selaku pemantau pemilu sering melakukan koordinasi terhadap pengawasan tahapan pemilu dan penindakan pelanggaran di Kabupaten Gorontalo khususnya.

”Dan sejauh ini HMI Cabang Limboto sangat mengapresiasi kinerja dari Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo, dalam tindakannya melakukan proses penanganan pelanggaran dan penegakan keadilan pemilu,”ucap Sekretaris Umum HMI Cabang Limboto Adnan Anwar. Apresiasi atas kinerja Bawaslu selama ini dalam melakukan proses penanganan pelanggaran pemilu, perlu di beri apresiasi.

”Saat ini kami percaya lembaga Bawaslu adalah lembaga yang independen dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap dugaan pelanggaran pemilu yang terjadi, baik temuan Bawaslu atau laporan masyarakat,” kata Adnan Anwar.

Adapun klaim dari sekelompok orang yang meragukan kinerja dari Bawaslu itu sah - sah saja.

”Kami masih yakin dan percaya, dengan profesionalisme Bawaslu melakukan penindakan pelanggaran pemilu, sudah melalui serangkaian proses kajian yang kompherensif sesuai dengan ketentuan perundang - undangan yang berlaku, tanpa ada intervensi dari pihak manapun,” ujar Adnan Anwar

Sekretaris umum HMI Cabang Limboto ini Berharap di bulan ramadhan jangan ada pemikiran-pemikiran yang negatif terhadap lembaga-lembaga yang sementara menjalankan amanah konstitusi.

”Saya berharap pada semua pihak, agar supaya berfikir positif di bulan penuh berkah ini, karena Penyelenggara Pemilu, baik Bawaslu maupun KPU, dalam menjalankan tugas sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Adnan Anwar.

Apalagi pemilu tahun 2019 ini menurut beberapa pengamat, merupakan pemilu paling rumit di dunia, karena dilaksanakan serentak baik pileg maupun pilpres. Belum lagi sudah 500 lebih petugas pelaksana pemilu yang menjadi korban.***