Gubernur Gorontalo Rusli Habibie Minta Dugaan Kasus Di Bank SulutGo Di Seriusi

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie Minta Dugaan Kasus Di Bank SulutGo Di Seriusi

GoSulut.Id - Kota Gorontalo - Dalam kejadian persoalan di Bank SulutGo yang sudah menjadi pembicaraan masyarakat dan pemerhati perban-kan di daerah ini.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie merasa kaget, saat di sampaikan oleh Wagub Idris Rahim, ada permasalahan hukum di bank tersebut, sehingga Saya berkordinasi dengan Kejati Gorontalo Firdaus Dewilmar , agar persoalan ini di seriusi.  

Untuk mengungkap oknum oknum yang terlibat di dalam memproses, bagaimana kredit begitu besar, tapi agunan-nya tak sesuai pinjaman” Ungkap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, usai acara dialog di Noura (s) Home, minggu (30/12).

Perlu di ketahui oleh kita semua, dalam Bank SulutGo, pemegang saham di dalam-nya, ada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Provinsi Gorontalo berserta kabupaten/kota.

”Akibat kejadian itu, dapat mempengaruhi kinerja seluruh pemegang saham, kalau mereka salah disita saja” Tegas Rusli Habibie.

Dalam hal ini, Gubernur  Gorontalo Rusli Habibie memberi apresiasi pada Kejari Kabupaten Gorontalo Supriyanto yang sedang mengungkap kasus tiga dibitur macet pinjaman Rp 23.300.000.000,00  tahun 2015, tentang tindak pidana manipulasi data pinjaman di Bank Sulutgo di tingkatkan status dari penyidikan ke-penyelidikan oleh Kejaksaan.

Secara terpisah Kejari Limboto dalam acara jumpa pers (31/12) yang memafarkan hasil kinerja Kejaksan Kabupaten Gorontalo di 2018, bahkan mulai awal januari 2019, akan menindak lanjut persoalan yang sudah masuk, dalam tahap penyelidikan, seperti dugaab kasus dibitur macet di Bank SulutGo.

Waktu di tanya mengenai kasus Bank SulutGo beberapa waktu kemarin di temui redaksi www.gosulut.id, sebelum acara jumpa pers, apakah hal ini permintaan bank atau ada pihak lain mendorong kasus tersebut.

”Kasus ini murni hasil temuan kejaksaan, saat dalam pendampingan dengan pihak bank, membantu proses penagihan terkait kredit macet, terus di dalami oleh jaksa, apa penyebab kredit macet, maka kami menemukan hal lain ” Ucap Supriyanto . (Mnt-Kolonglangit)