Dugaan Pidana Pemilu Melibatkan Oknum Anggota DPRD Di Seriusi Bawaslu Kabupaten Gorontalo

Dugaan Pidana Pemilu Melibatkan Oknum Anggota DPRD Di Seriusi Bawaslu Kabupaten Gorontalo

Laporan Wartawan WWW.GOSULUT.ID, Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

 

 

 

GoSulut.Id - Limboto - Dugaan pelanggaran tindak pidana pemilihan umum yang dilaporkan oleh masyarakat beberapa waktu yang lalu ke Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo Sudah di registrasi dan di bahas oleh Sentra Gakumdu.

”Dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu yang terjadi di Kecamatan Tilango, diduga melibatkan salah satu Peserta Pemilu yang juga masih berstatus sebagai anggota DPRD Kabupaten Gorontalo inisial HA dari Partai Berlambangkan Ka'abah,” Sambung Wahyudin Akili.

Dirinya menegaskan, tentang laporan tersebut. Pihak Bawaslu telah meregistrasi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu dan tak pernah main main dengan hal demikian.

"Laporan dari masyarakat, terkait dugaan pelanggaran tindak pidana  pemilu dengan terlapor saudara HA, dengan sebelumnya melakukan analisa keterpenuhan syarat formil materil laporan," Ucap Wahyudin Akili.

Untuk itu, pihaknya bersama Sentra Gakkumdu selama 14 hari kedepan akan melakukan proses penyelidikan.

"Sesuai dengan ketentuan dalam peraturan Bawaslu tentang Sentra Gakkumdu, maka bawaslu, penyidik kepolisian, dan unsur Kejaksaan akan melakukan proses penyelidikan selama paling lama 14 hari kerja. Tentang sangkaan pasal, memberikan dan atau menjanjikan uang/materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih," ucap Wahyudin Akili.

Ditanyakn soal barang bukti yang diserahkan pelapor, Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo menguraikan bahwa barang bukti yang diserahkan oleh pelapor 1 buah CD yang di dalamnya termuat video seseorang yang diduga saudara HA sedang membagi-bagikan uang.

Kemudian beberapa screen shot postingan media sosial yang terkait dengan kegiatan tersebut.

”Bawaslu juga akan segera melakukan pemanggilan untuk dimintai klarifikasi pada hari senin 6/5/2019 nanti. Termasuk pemanggilan para pihak termasuk terlapor akan segera kami lakukan. Pasti-nya kami akan maksimalkan kinerja Gakkumdu dengan mempertimbangkan efisiensi waktu tentunya tanpa mengesampingkan kualitas pekerjaan," tegas Wahyudin Akili.***