Dugaan Money Politik Dilakukan Oknum Caleg PPP Saat Minggu Tenang Di Hentikan  Bawaslu

Dugaan Money Politik  Dilakukan Oknum Caleg PPP  Saat Minggu Tenang Di Hentikan  Bawaslu

Liputan Wartawan WWW.GOSULUT.ID

Editor :Yance Harun

 

 

 

GoSulut.Id -Luwoo- Bawaslu Kabupaten Gorontalo sekarang ini tengah menangani laporan maupun temuan terkait pengawasan tahapan pemilu saat masa tenang.

Khususnya upaya penanganan laporan yang masuk ke bawaslu, pemenuhan dokumen yang merupakan syarat formil maupun materil laporan, sangat di perlukan untuk menentukan suatu kasus di registrasi atau tidak, kata Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Wahyudin Akili.

Seperti halnya Dugaan tindak pidana pelanggaran pemilu yang di laporkan masyarakat beberapa hari yang lalu di Desa Luwoo Kecamatan Telaga Jaya dinyatakan tidak di registrasi oleh Bawaslu.

”Pasalnya, laporan dugaan money politik yang diduga melibatkan salah satu peserta pemilu inisial ASR dari partai yang berlambang Ka'abah tersebut tidak memenuhi unsur syarat formil maupun materil,”ungkap Wahyudin Akili.

Karena ada beberapa alasan mengapa Laporan tersebut tidak dilakukan registrasi.

"Intinya laporan money politik  di Desa Luwoo Kecamatan Telaga Jaya tidak di registrasi bawaslu, sebab sampai dengan hari terakhir penelitian syarat formil materil laporan.Pelapor tidak melengkapi dokumen laporannya,"kata Wahyudin Akili.

Lanjut Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Wahyudin Akili menambahkan dan memaparkan peraturan Bawaslu terkait laporan dan temuan.

"Berdasarkan perbawaslu Nomor 7 Tahun 2018 tentang penanganan laporan dan temuan dugaan pelanggaran pemilu, ketika pelapor tidak melengkapi dokumen laporan dalam waktu 3 hari sejak laporan diterima bawaslu, maka bawaslu tidak melakukan registrasi terhadap laporan dugaan pelanggaran pemilu tersebut. Dengan kata lain, kami tidak bisa melanjutkan pada proses penyelidikan di Gakkumdu. Walaupun bawaslu menerima laporan dugaan pemebrian uang(money politik) yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada salah satu warga desa luwoo," ucap Wahyudin Akili.***