Dr. Fory Naway : Workshop Sumber Peningkatan Kapasitas Sistem Pengelolaan Keuangan Desa

Dr. Fory Naway : Workshop Sumber Peningkatan Kapasitas Sistem Pengelolaan Keuangan Desa

Laporan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor : Mnunu Tangguda

www.gosukut.id - Limboto - Mahasiswa KKN Universitas Negeri Gorontalo kerja sama dengan Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa Kabupaten Gorontalo gelar Workhsop, Implementasi SOP sistem keuangan desa dalam penguatan BUMDes Se-Kabupaten Gorontalo, selasa (20/8).

Kegiatan ini, berlangsung di aula mesjid Baitul Izza, Turut hadir, Ketua tim penggerak PKK Fory Naway, Kajari, Asisten I, OPD dan Kades Se-Kabupaten Gorontalo serta undangan lainnya.

Dalam sambutanya, Asisten I Selmin Papeo, menyampaikan apresiasi pada pihak penyelenggara, karena kegiatan itu dipandang penting bagaimana pengelolaan keuangan desa.

" Ini perlu kita lakukan, karena eksistensi pemerintah desa saat ini sangat berbeda dengan beberapa puluh tahun lalu, karena saat ini dengan mengelola keuangan yang cukup besar, sehingga sangat di perlukan pelatihan-pelatihan seperti ini, ucap Selmin Papeo dalam sambutan-nya saat mewakili Bupati Kabupaten Gorontalo, Prof.Nelson Pomalingo

Selanjutnya, Selmin Papeo berharap, agar kedepannya lewat kegiatan ini, peserta bisa lebih memahami regulasi dan patut, sehingga akan terwujud pengelolaan keuangan yang baik.

" Untuk bagaimana taat dan tunduk pada regulasi yang ada, sehingga anggaran yang dikucurkan untuk membangun dari pinggiran benar-benar terealisasi dengan baik. Mudah-mudahan dengan kegiatan Workhsop yang dilaksanakan ini, bagaimana bisa meningkatkan pemahaman kita semua terutama di bidang pengelolaan keuangan desa, " harap Selmin Paper.

Di tempat yang sama, Dosen Pembimbing Lapangan Hj. Dr. Fory Naway menyampaikan, kerja sama ini dilakukan untuk peningkatan kualitas pengelolaan keuangan desa melalui proses sistem.

" Kami bekerjasama dengan pemdes untuk menyelenggarakan workshop dalam bentuk sosialisasi dulu, karena ini terkait dengan standar operasional prosedur jadi modal utama orang bergerak dalam hal sistem keuangan desa," ucap Fory Nawar.

Istri orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu, menuturkan saat ini SOP pengelolaan keuangan desa masih mengacu pada BPKP. Dan lewat kegiatan ini diharapkan lahir ide dan gagasan sistem penyusunan keuangan dan akan di tindak lanjuti.

"saat ini memang belum ada yang ada itu SOP-nya dari pencairan dana yang dibuat oleh BPKP, sehingganya saya sebagai dosen pembimbing lapangan kerja sama dengan pemdes, kami mengeluarkan satu ide gagasan untuk bisa membantu susun keuangan di sana, sehingga sistem pengolahan workshop ini kami buat untuk dapat di tindak lanjut," Sambungnya.

Fory Naway mengatakan, akan dibuat aplikasi sistem keuangan desa, agar para Kepala Desa benar-benar siap dan tidak melenceng dari regulasi yang ada.

" Untuk aplikasi nanti kami akan buat aplikasi sistem keuangan desa tapi dari segi penganggaran dan pengawasan serta evaluasi program, supaya mereka kades-kades yang pengguna anggaran, benar-benar siap dengan sistem aplikasi dan tidak melenceng dari aturan yang sudah ditetapkan dari kemendagri," Tambahnya.

Terakhir, Ketua penggerak PKK Kabupaten Gorontalo itu, berharap lewat workshop ini akan meningkatkan pemahaman dalam melakukan tindakan dalam pengelolaan keuangan desa.

" Semoga workshop ini bisa mereka pahami dan ini jadi modal mereka untuk melakukan tindakan-tindakan yang sifatnya preventif untuk melakukan kegiatan terkait dengan anggaran-anggaran terutama bumdes yang mengelola dana walaupun sedikit, jadi mitra mereka badan usaha milik desa bisa mengembangkan dan memberdayakan masyarakat sekitar," tegas Dr.Fory Nawar.***