Dialog Interaktif di Biluhu, Rakyat Bertanya Deprov Menjawab

Dialog Interaktif di Biluhu, Rakyat Bertanya Deprov Menjawab

GOSULUT.ID - DPRD - Dalam melaksanakan tugas dan fungsi wakil rakyat, anggota DPRD Provinsi Gorontalo tidak saja secara person dan komisi terjun langsung ke lapangan, namun dalam menerima dan menyerap aspirasi lembaga ini secara rutin menggelar dialog interaktif ke sejumlah wilayah di Kabupaten Kota se Provinsi Gorontalo yang dihadiri pimpinan dan aleg dari seluruh komisi, yang kali ini dilaksanakan di Desa Lobuto, Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo. Minggu (30/8/2020).

Kegiatan yang dihadiri ratusan warga dari seluruh desa dari kecamatan tersebut diawali pembukaan dan pemaparan singkat fungsi DPRD terkait penyusunan anggaran, legislatif, hukum dan program-program kegiatan serta pengawasan anggaran oleh Ketua DPRD, Dr. Paris RA Jusuf.

Pada dialog interaktif ini, Aleg dari partai Golkar ini menanggapi keluhan dari Ruslan Mahmud yang berprofesi sebagai sopir yang meminta agar ruas jalan sepanjang 2 KM yang saat ini rusak agar diperhatikan oleh pemerintah.

Paris menyampaikan, aspirasi tersebut akan menjadi masukan bagi komisi terkait untuk ditindak lanjuti, karena kewenangan tersebut berada pada balai Jalan.

"Infratruktur jalan merupakan kewenangan Balai Jalan, tapi aspirasi ini akan dikawal Komisi 3," Ujar Paris.

Penjelasan serupa juga dipaparkan Wakil Ketua Wakil Ketua, Awaludin Pauweni menanggapi keluhan sama dari Ruslan Jailati dari Desa Luluo soal kondisi jalan pertanian dari Bongomeme Ambara menuju Botuboluo Biluhu Tengah yang sudah rusak dan beresiko berbahaya karena telah banyak menelan korban.

"Memang 10 tahun lalu sulit menempuh darat kawasan menuju Biluhu akibat infrastruktur yg masih status jalan roda tani, namun sekarang patut disyukuri karena statusnya meningkat menjadi jalan nasional meski belum keseluruhan yg diperbaiki. Prosesnya bertahap sesuai kewenangn OPD Kabupaten Provinsi dan  pusat, akan tetapi silahkan memasukkan provosal dan insyallah kami selaku wakil rakyat yang memperjuangkn ke tingkat pusat demi pemenuhan program ekonomi kerakyatan," Jelas Awaludin.

Sementara itu Wakil Ketua lainnya, Sofyan Puhi juga menambahkan terkait keberadaan guru SMA dan SMK. Dimana menurut aleg partai Nasdem ini kebutuhan guru harus menjadi prioritas.

"Perlu ada pemetaan soal penyebaran guru di wilayah- wilayah yang sangat membutuhkan, khususnya bidang studi tertentu. Dan ini menjadi Ranah pemerintah Provinsi Gorontalo dengan menggandeng atau bekerjasama dengan Universitas Negeri Gorontalo. Selain itu, Provinsi perlu mengsuport SMA Olahraga di Limboto," Ungkap Koordinator Komisi 4 tersebut.

Pada kegiatan tersebut turut didampingi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo yang turut memberikan penjelasan terhadap keluhan dan aspirasi warga terutama bantuan dan jalan tani.

Terkait bantuan PDNT yang tidak berlanjut lagi sejak tahun 2013, Kabid Perikanan Tangkap DKP, Andryanto R Rahim S.Pi menyampaikan PDNT sudah berubah nama.

"Namun untuk penguatan sarana prasarana bagi Tani Nelayan tetap tersedia, namun terkendala anggaran ysng nota bene dialihkan ke dampak covid 19. Tapi tetap akan menunggu pada program berikutnya," Ungkapnya.

Pihak Dinas Pertanian yang diwakili Kepala Bidang Penyuluhan, Ir Yusbar Ismail menambahkan soal keluhan jalan sebagaimana yang telah di tanggapi Ketua DPRD bahwa jalan tersebut menjadi kewenangan Balai Jalan karena statusnya telah meningkat dan berubah sebagai jalan nasional.

Pemerintah kecamatan yakni camat Biluhu, Ir. Firdaus Otoluwa selaku pemerintah setempat menanggapi keluhan warga akan penerangan jalan yang membutuhkan sekitar 34 buah mata lampu sekaligus kondisi Mesjid Nurul Iman yang perlu direnovasi.

"Penerangan Mercuri saat ini tidak  bermasalahlati karena kewenangan beban pembayaran telah di alihkan ke Pemerintah Kabupaten Gorontalo sistem Pasca bayar disetujui oleh pihak PLN, dan bulan September lampu-lampu tersebut akan menyala," Ungkap Camat.

Terkait renovasi mesjid ditanggapi langsung oleh Staf Ahli Bupati Gorontalo Zainal Abidin bahwa proposal perlu segera dimasukkan dan akan diupayakan oleh pemerintah untuk dialokasikan tahun 2021

Ia juga mewakili pemerintah Kabupaten Gorontalo menyampaikan ungkapan terima kasih dan Apresiasi kepada Aleg DPRD yg meluangkn waktu untuk sambung rasa dengan masyarakat secara langsung untuk menyerap Aspirasi.

"Terimaksih kepada Pemprov dan DPRD Provinsi Gorontalo yang telah  mengucurkan anggaran Rp 200 Milyar tahun 2020 ini," Tutupnya.

Editor: Harso Utiarahman