Di HGN Bupati Nelson Pomalingo Paparkan Kebijakannya  

Di HGN Bupati Nelson Pomalingo Paparkan Kebijakannya  
Di HGN Bupati Nelson Pomalingo Paparkan Kebijakannya  

Limboto – gosulut.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, memperingati Hari Guru Nasional, yang di hadiri oleh para guru dari 19 Kecamatan Di Kabupaten Gorontalo.

Dengan mengangkat tema ”Guru Sang Pencerah Kehidupan Anak Bangsa, Profesional, Bermartabat dan Sejahtera Menuju Internasionalisasi Pendidikan”.  

Di hadiri ole Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Provinsi Dr. Unifah Rosyidi, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Sahmid Hemu, Sekda Kabupaten Gorontalo, Para Asisisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway dan Camat.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo menyampaikan, beberapa kebijakan yang telah di ambil dalam kurun waktu tiga tahun kepemimpinannya. Mengacu pada RPJMD 2015-2021, berdasarkan kesepakatan bersama pemerintah daerah, melalui Peraturan Daerah.

”Bersama seluruh rakyat, telah mencetuskan Visi  Kabupaten Gorontalo Gemilang Menuju Masyarakat Madani," Ucap Nelson Pomalingo.

Dalam penyampayannya di hadapan para guru dan tamu undangan lainnya, tiga hal yang menjadi misi utama, dalam kepemimpinan-nya, setelah di percayakan rakyat memimpin Kabupaten Gorontalo dalam lima tahun ini.

”Pengembangan Sumber Daya Manusia yang sehat berkarakter, menciptakan pemerintahan yang bersih, harmonis dan dinamis, serta pembangunan berbasis kependudukan dan lingkungan hidup” Ujar Nelson Pomalingo.

Jadi, setiap program yang kita cetuskan, harus berdasarkan pada manusia, oleh karena itu, program unggulan daerah ini, ada tiga yang utama.

”Pertama pengembangan SDM dan pengentasan kemiskinan, kemudian mengembangkan ekonomi pertanian terpadu dan ekonomi kreatif, berikutnya membangun infrastruktur dan lingkungan hidup," tuturnya.

Terkait pendidikan, lanjut Bupati Nelson Pomalingo, ada berbagai kebijakan yang telah dilakukannya, antara lain terkait dengan sistim pendidikan, seperti penerapan full day school.

Selain itu, menetapkan Kabupaten Gorontalo sebagai Madinatul Ilmi atau Kota Ilmu.  Alhamdulillah, perkembangan pendidikan di Kabupaten Gorontalo, terus berkembang, contoh konkrit, pengembangan pendidikan tidak hanya kita lakukan, untuk sekolah SD atau-pun SMP, namun sampai di perguruan tinggi.

”Dan tahun di tahun 2018, telah melahirkan satu perguruan tinggi, yakni Universitas NU," Ujar Bupati Kabupaten Gorontalo, yang sebelumnya pernah menjadi Rektor Universitas Muhamadiyah Gorontalo tersebut.

Prof.Nelson Pomalingo menambahkan, terkait pengembangan fasilitas pendidikan di Kabupaten Gorontalo, sudah mencapai 27  persen, telah melebihi anggaran standar UUD Negara RI.

Sedangkan kebijakan lainnya, pemerintah mendorong, peningkatan anggaran untuk perpustakaan dan penerapan Peraturan Bupati, tentang larangan bagi siswa, membawa HP ke sekolah.

" Kemudian, bagaimana memikirkan tentang SDM para guru, agar lebih ditingkatkan lagi, melalui studi gratis S1 dan didorong untuk mengikuti sertifikasi guru serta menaikan gaji untuk guru honerer," Tegas Bupati Nelson Pomalingo.

Secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Lilian Rahman mengungkapkan, kegiatan HGN merupakan puncak perayaan Hari Guru Nasional, sekaligus moment berkumpulnya seluruh guru yang ada di Kabupaten Gorontalo.

"Mereka para guru, hari ini berkumpul, guna menyatukan persepsi demi peningkatan mutu pendidikan kedepan," Tutur Lilian Rahman. (Mnt-kolonglangit)