Di Dorong Maju Pilkada 2020 Kabupaten Gorontalo, Dr. Supriyanto : Maaf Sepertinya Itu Bukan Keahlian

Di Dorong Maju Pilkada 2020 Kabupaten Gorontalo, Dr. Supriyanto : Maaf Sepertinya Itu Bukan Keahlian

GOSULUT.ID - KOTA LIMBOTO - Dengan berbagai macam program dan terobosan yang dilakukan, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo Dr. Supriyanto, membuat banyak kalangan tertarik dan ingin mendorongnya untuk ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada,red) 2020.

Pasalnya, pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gorontalo itu, sudah tidak berlangsung lama lagi, sehingga menurut beberapa kalangan menyebutkan pemimpin kedepan bukan hanya ahli di bidang politik atau memiliki pinansial yang cukup, namun juga harus memiliki kemampuan ide dan gagasan membangun serta wawasan hukum.

Menanggapi, keinginan dan harapan masyarakat agar dirinya ikut dalam kontestan Pilkada 2020 di Kabupaten Gorontalo, Dr. Supriyanto menuturkan, dirinya sangat berterima kasih pada seluruh masyarakat yang menginginkan dirinya maju, namun lagi-lagi menurutnya, Ia di tugaskan hanya untuk menegakkan hukum.

" Terkait dengan beredarnya informasi katanya banyak masyarakat yang mengijinkan saya untuk maju di pilkada. Jadi begini saya itu ditugaskan pimpinan ke Kabupaten Gorontalo untuk melaksanakan tugas di bidang penegakan hukum sebaik mungkin khususnya Kejaksaan, kalau ada masyarakat yang mengharapkan maju. Saya secara pribadi sangat mengucapkan terima kasih atas penghargaan dan harapan itu, "tutur Supriyanto ke beberapa awak media. Jum'at, 8/11/19.

Selanjutnya, kata Kajari yang memiliki segudang inspirasi dan inovasi itu, dirinya akan fokus pada bakat dan keahlianya di bidang penegakan hukum di Kabupaten Gorontalo.

" Cuma dalam kesempatan ini, saya sampaikan bahwa tidak punya bakat dan punya ilmu serta keahlian di bidang penegakan hukum. Maka saya akan fokus terhadap tugas untuk melaksanakan penegakan hukum dan pencegahan hukum di Kabupaten Gorontalo,"Sambungnya.

Menurut Supriyanto, untuk masuk ke dalam rana politik bukan ke ahlianya, sehingganya untuk urusan pemilihan kepala daerah kedepan, menyerahkan pada ahlinya dan bagi dia siapapun Kepala Daerahnya. Ia akan tetap berkoordinasi serta berkolaborasi demi kesejahteraan rakyat.

" Kalau kemudian untuk mengarah pada pilkada, ya mohon maaf, bukan saya menolak atau apa. Tapi itu sepertinya bukan keahlian saya. Maka serahkan pada orang yang ahli di bidang tersebut supaya nanti pemerintahan berjalan lebih baik. Dan paling penting, bagaimana tetap berkoordinasi dan berkolaborasi dengan semua elemen yang ada untuk membantu mensejahterakan rakyat,"Ucapnya.***