Datangi Desa Wisata Tangguh Botutonuo, Komisi I: Warga Makin Disiplin Prokes

Datangi Desa Wisata Tangguh Botutonuo, Komisi I: Warga Makin Disiplin Prokes

GOSULUT.ID - Pelaksanaan Program Kampung tangguh di Provinsi Gorontalo mendapat perhatian serius Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, setelah sehari sebelumnya mengunjungi Desa Monano, Komisi yang membidangi Hukum dan Pemerintahan di bawah koordinator Wakil Ketua DPRD Awaludin Pauweni dan Ketua Komisi AW Thalib bersama aleg lainnya melakukan kunjungan di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Minggu (4/4/2021).

Berbeda dengan desa sebelumnya, di Desa yang terkenal dengan obyek wisata pantai ini mengangkat Tema Desa Wisata Tangguh.

Ketua Komisi I AW Thalib menyampaikan, Kecamatan yang terdiri dari 9 desa ini sangat identik dengan lokasi atau obyek wisata, sehingga penerapan disiplin protokol kesehatan tidak saja terhadap masyarakat di wilayah itu, tapi juga pengunjung yang datang ke tempat wisata yang ada khususnya di Desa Botutonuo.

"Ini merupakan kemajuan dan langkah yang inovasi dari Kapolsek Kabila Bone dan jajaran bersama-sama aparat setempat untuk menegakkan Protokol Kesehatan (Prokes) diwilayah ini," Katanya.

Dikatakan, dalam mewujudkan desa wisata tangguh, Polsek bersama aparat desa dan kecamatan selalu rutin melakukan koordinasi dan monitoring baik terhadap warga setempat terutama lokasi-lokasi wisata yang menjadi obyek yang dikunjungi dan menjadi pusat keramaian serta kerumunan apalagi di hari libur.

"Sinergitas mereka yang sangat baik tidak saja mampu menciptakan situasi aman dan kondusif tapi tingkat disiplin masyarakat dan pengunjung obyek terhadap Prokes semakin meningkat, warga semakin taat dan terbiasa dengan penerapan desa wisata tangguh di wilayah ini," Terang Aleg PPP ini. 

Ia berharap, kondisi dan ketaatan masyarakat akan terus berlangsung di masa pandemi baik dalam menghadapi bulan suci ramadhan, lebaran dan seterusnya sampai wabah covid-19 berakhir.

Lanjut AW Thalib, koordinasi juga diharapkan dilakukan sampai ke tingkat diatasnya baik pada Polres dan Kodim terkait, Bupati sampai ke pemerintah Provinsi Gorontalo.

"Untuk itu kami sampaikan terima kasih kepada bapak Kapolsek dan jajaran beserta aparat Kecamatan serta desa yang telah bekerja keras membangun ketangguhan pariwsata di wilayah ini. Mudah-mudahan masyarakat terhindar dari covid-19 dan pengunjung makin nyaman dengan lokasi dan obyek wisata pantai yang ada disini," Tutup AW Thalib.

Ditempat yang sam Kapolsek Kabila Bone IPTU Mahyudin Popoi, SH, menjelaskan alasan pemilihan nama program Desa Wisata Tangguh.

"Kecamatan ini terdiri dari 9 Desa dengan mata pencaharian utama adalah nelayan. Mulai dari desa Botutonuo sampai Olele hampir semuanya memiliki tempat wisata, sehingga kami mengambil nama program adalah Desa Wisata Tangguh," Jelasnya.

Ia melanjutkan, dengan banyaknya lokasi wisata sehingga ia bersama pihak pemerintah setempat berinisiatif membuat Posko Penegakkan Prokes di tempat wisata yang didalamnya diisi oleh aparat Bhabinkamtibmas, Babinsa, aparat desa dan petugas dari Puskesmas.

"Harapan kami ini menjadi tempat pengaduan masyarakat ketika ada pelanggaran Prokes termasuk kegiatan yang dilakukan pengunjung di obyek wisata," Kata Wahyudin.

Dikatakan, Polsek hingga saat ini terus melakukan pemantauan dan patroli mengontrol kegiatan atau aktifitas masyarakat agar tingkat disiplin masyarakat dan pengunjung obyek wisata terhadap penegakkan Prokes semakin meningkat.

Posko ini lanjutnya akan terus ada sampai pada bulan suci ramadhan dan pelaksanaan hari raya idul Fitri serta lebaran ketupat

"Terima kasih kepada DPRD Provinsi Gorontalo dalam hal ini Komisi I yang telah mengunjungi desa wisata tangguh dan melihat secara dekat aktifitas posko kami dalam rangka penegakkan disiplin Prokes terhadap warga masyarakat di kecamatan ini," Tandas Kapolsek.

Pada akhir kegiatan, Komisi I turut menyerahkan APD berupa masker kepada Kapolsek agar dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan bagi para pengunjung di obyek wisata pantai Botutonuo.