Daerah Masih Berkutat Masalah Pupuk, Program Kementan Sulit Tercapai

Daerah Masih Berkutat Masalah Pupuk, Program Kementan Sulit Tercapai

GOSULUT.ID - DRPD - Ketersediaan pupuk masih menjadi persoalan yang dari tahun ke tahun selalu saja timbul.

Kementrian Pertanian yang telah mencanangkan Program Tiga kali ekspor dengan satu data akan sulit tercapai.

"Bila daerah hanya terus berkutat dengan masalah ini, program Kementan yang telah dicanangkan oleh bapak menteri akan sulit tercapai," tegas Anggota DPRD Provinsi, Indriani Dunda, Senin (13/1)

Srikandi Partai Nasdem ini mengatakan, pupuk ini selalu saja menjadi keluhan para petani. Seharusnya masalah ini tidak lagi terangkat bila Kabupaten atau kota bisa mengurusnya.

"Sehingga bila kita ke Kementrian bukan persoalan ini terus dibawa," katanya.

Sejumlah masalah yang ditemui ketika anggota Komisi II turun ke lapangan atau reses selain soal pupuk juga keluhan dari distributor seperti kurangnya modal, data penerima pupuk subsidi yang belum terinput.

Sebelumnya pada Rapat Dengar Pendapat antara Komisi II bersama Mitra, seperti Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Dinas Perdagangan, dan Distributor pupuk, terungkap pupuk bersubsidi masih terkendala pendistribusiannya di sejumlah daerah seperti di sembilan kecamatan di Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara.

"Masalah belum terinputnya data seperti dari Kabupaten Gorontalo sehingga pupuk belum terserap di sejumlah kecamatan tadi," terang Indriani.

Menurutnya ini perlu ada koordinasi yang lebih intens lagi dari dinas terkait.

"Sehingga petani tidak lagi berkeluh kesah lagi ketika pupuk dibutuhkan," tandasnya.

 

Editor: Harso Utiarahman