Curigai Vaksin Untuk Gubernur, Yowan :  Jangan Samakan Orang Lain Dengan Diri Sendiri

Curigai Vaksin Untuk Gubernur, Yowan :  Jangan Samakan Orang Lain Dengan Diri Sendiri

GOSULUT.ID - Kecurigaan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Adhan Dambea, atas vaksinasi nantinya  terhadap Gubernur Gorontalo, dimana dirinya (Adhan.red). Meminta agar vaksin yang disuntikan kepada Gubernur tersebut harus dipastikan apakah vaksin sinovac atau cairan lain yang menyerupai”, mendapat tanggapan dingin dari beringin muda Gorontalo. 
 
Wakil Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Gorontalo, Yowan Sukarna, ketika dihubungi awak media ini untuk dimintai tanggapan atas kecurigaan Adhan Dambea tersebut, dengan santai menyampaikan bahwa memang sejauh yang saya pelajari dalam ilmu psikologis orang yang biasa berbohong pasti akan selalu mencurigai orang lain membohonginya.

"Sehingga saya berdoa agar bukan keadaan itu yang tengah dialami Adhan Dambea ketika mengeluarkan pernyataan itu," ujar Yowan sambil tersenyum.

Yowan pun mengingatkan agar kita jangan selalu mengukur orang lain dari diri kita sendiri.

“Apalagi pak Rusli Habibie itu pimpinan kami di Partai Golkar, saya kenal betul sikapnya apalagi untuk kepentingan dan keselamatan rakyat. Saya yakin tidak mungkin praktek kecurangan seperti yang dihawatirkan Adhan Dambea itu ada dalam Fikiran Pak Gubernur, justru yang aneh itu pak Adhan begitu detail menjelaskan cara yang manipulatif itu," terang Yowan.

“Namun semoga saja hal seperti ini tidak pernah dilakukannya saat dirinya masih menjabat Walikota Gorontalo dulu,” tambahnya.

Terakhir mantan koordinator BEM Provinsi Gorontalo ini berharap, agar sebagai sesama politisi kita diharapkan mulai merubah mainset berpikir kita dari cara politik yang “konyol” dimana orang sembarangan beropini kosong sekedar untuk mencari popularitas bagi yang belum populer atau untuk mempertahankan eksistensi bagi mereka yang sudah melewati masa keemasannya.

"Menjadi politikus yang berkualitas dengan analisis dan nalar kritis yang berbobot, kita saat ini harus gotong royong berjuang bersama untuk melawan pandemi covid-19, kritik itu wajib dalam dunia demokrasi seperti saat ini, tapi bobotnya yang harus di ukur, agar tidak menciptakan keresahan dimasyarakat," harap Yowan.***