Covid-19 Berdampak Capaian Kinerja, OPD Diminta Masukkan Hasil Rasionalisasi Anggaran

Covid-19 Berdampak Capaian Kinerja, OPD Diminta Masukkan Hasil Rasionalisasi Anggaran

GOSULUT.ID - DPRD - Tidak bisa dipungkiri dampak kebijakan rasionalisasi anggaran sampai lima puluh (50) persen, berpengaruh tidak tercapainya kinerja OPD sampai dengan akhir tahun.

Ketua Komisi I, AW Thalub mengatakan, rasionalisasi anggaran mulai dari pemerintah Pusat sampai ke daerah dilakukan untuk menghadapi covid-19.

Akibatnya Ini berdampak dipotongnya anggaran pada OPD-opd dilingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, sehingga target kinerja yang telah ditetapkan tidak tercapai.

"Tentunya ini berdampak pada target capaian kinerja sebagaimana yang telah ditetapkan dalam APBD induk, karena sebagian besar anggaran dialihkan ke penanganan Covid-19," ujarnya usai menggelar Rapat Kerja Komisi I bersama mitra terkait dalam rangka membahas PRA-KUA/PPAS APBD Perubahan tahun 2020. Senin (29/6/2020).

Oleh sebab itu, lanjut aleg PPP ini, Komisi I meminta OPD untuk menyampaikan hasil rasionalisasi anggaran untuk dijadikan dasar penyusunan KUA PPAS.

"Kami meminta mereka (OPD) segera menyampaikan segera dokumen kerja sebagai hasil rasionalisasi anggaran serta catatan-catatan secara tertulis untuk dinaikkan menjadi pembahasan ditingkat TAPD," terangnya.

Menurutnya, hal ini nantinya akan menjadi pembahasan bersama TAPD dengan Banggar DPRD Provinsi gorontalo, dimana akan dilihat apabila masih ada peluang anggaran untuk bisa dimanfaatkan.

"Tentunya kita akan meminta agar hal-hal yang prioritas dari masing-masing OPD untuk bisa diperhatikan dan ditampung sehingga kita harapkan kinerja dari OPD tidak akan terganggu juga dari sisi anggaran," tandasnya.

Editor: Harso Utiarahman