Bupati Nelson Pomalingo Serahkan Bantuan Olahraga Di Saksikan Ketua DPRD Sahmid Hemu

Bupati Nelson Pomalingo Serahkan Bantuan Olahraga Di Saksikan Ketua DPRD Sahmid Hemu

Laporan Wartawan WWW.GOSULUT.ID, Jaringan Berita SMSI

Editor : Mnunu Tangguda - Ifan Ceper

 

 

 

 

GoSulut.Id -Basulapa- Sediktnya sepuluh (10) cabang olah raga di Kabupaten Gorontalo beroleh bantuan dana operasioanl dan dana pembinaan. Kesepuluh cabang olah raga itu, antara lain,Basket ball , sepak takraw , silat , karate , volly ball , kempo , futsal, taekwondo, catur dan  bulutangkis.

Dana itu diserahkan langsung oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo didampingi Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Sahmid Hemu, Sekertaris Daerah, Hadijah U Tayeb serta para asisten di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo pada pembukaan Kegiatan Kompetisi Sepak Bola U.19 "Nelson Pomalingo Cup" dan Liga Sepak Takraw "Bupati Gorontalo Cup Gemilang" Tahun 2019 antar Kecamatan Se-Kabupaten Gorontalo serta Pembentukan Sekolah Sepak Takraw "Nelson Pomalingo Cup",di Lapangan Teladan (Basulapa), Sabtu (23/03) di Desa Isimu Selatan Kecamatan Tibawa.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dalam sambutannya mengatakan, bantuan ini merupakan komitmen pemerintah dalam mengembangkan olah raga di Kabupaten Gorontalo.

Dalam rangka mengembangkan cabang olah raga, agar lahirnya para atlet berprestasi disetiap kecamatan, maka diwajibkan mempunyai sarana olah raga .

"Adanya  fasilitas  olahraga di setiap kecamatan,  dapat digunakan sebaik mungkin, guna mendorong bibit-bibit atlet yang prestasi disetiap wilayah di Kabupaten Gorontalo " Jelas Nelson Pomalingo.

Selama 3 tahun kepemimpinanya, telah berhasil mendorong para atlet untuk berprestasi.

“Tidak hanya berprestasi di kancah lokal, tapi juga sampai ketingkat nasional, bahkan internasional. Seperti olaharaga sepak takraw dan sepak bola " ucap Nelson Pomalingo.

Semua prestasi ini tidak lepas dari kerjasama dari semua pihak. Oleh karena itu, semangat masyarakat dan para atlet terus dikembangkan. Dengan olahraga , masyarakat bisa menjadi sehat, sportif dan memberikan ruang silaturahmi yang lebih besar.

“Disini terlihat, animo masyarakat mengenai olahraga benar-benar tercapai.  Saya ingin sampaikan perubahan tidak selamanya harus dilakukan dari atas, melainkan prestasi ini bisa dimulai dari desa dan kecamatan,” ujar Nelson Pomalingo.***