Bupati Nelson Pomalingo dan Keluarga Tiba Pukul 10 : 00 Tepat di TPS 3 Tinelo Untuk Gunakan Hak Pilihnya

Bupati Nelson Pomalingo dan Keluarga  Tiba Pukul 10 : 00  Tepat di TPS 3 Tinelo Untuk Gunakan Hak Pilihnya

Laporan Wartawan WWW.GOSULUT.ID

Editor : Yance Harun - Ifan Ceper

 

 

 

GoSulut.Id – Limboto - Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo bersama Istri tercinta Dr. Fory Naway menggunakan Hak pilihnya di tempat pemungutan suara ( TPS) 3 ,Desa Tinelo , Kecamatan Telaga Biru, rabu ( 17/04/).

Selain Bupati Nelson Pomalingo dan istri, anak Pertama dan ketiga Moh Takdirsyah Pomalingo, Moh. Ilhamsyah Pomalingo, juga menggunakan hak pilihnya ditempat tersebut.

Orang nomor satu di kabupaten Gorontalo, dengan Ikon gemilang itu tiba ditempat TPS  pukul  10: 00 Wita. Sesampainya di TPS tersebut, Ketua DMI Provinsi Gorontalo itu  langsung menyerahkan undangan pada Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di TPS tersebut.

Selanjutnya Bupati Nelson didampingi Istri langsung menandatangani daftar pemilih yang telah tersedia disalah satu meja tepat di depan pintu masuk TPS tersebut. Kemudian, Bupati beserta istri menerima surat suara dari PPS untuk dicoblos dan mereka berdua langsung menuju kedua bilik suara yang disediakan oleh PPS.

Bupati Nelson Pomalingo beserta istri langsung memasukkan surat suara ke dalam kotak suara, dan langsung mencelupkan jari kelingking kedalam botol kecil yang berisi tinta berwarna ungu, sebagai tanda bahwa mereka sudah melakukan pencoblosan.

Untuk diketahui, jumlah pemilih 113 laki- laki dan 141 perempuan sehingga total 254 orang wajib pilih.

Maka dengan menggunakan setelan kameja tangan panjang putih lengkap dengan kopiah hitam, ditemui usai menggunakan hak pilihnya, Nelson Pomalingo mengatakan, kurang lebih tujuh bulan semua elemen, baik itu caleg maupun masyarakat umum telah melewati berbagai tahapan dan akhirnya hari ini tiba saatnya  pesta demokrasi.

"Alhamndulillah, Pesta demokrasi pemilihan Presiden & Wakil Presiden, Anggota DPD RI, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/ Kota berjalan dengan baik " kata Nelson Pomalingo.

Sebagai warga negara yang baik, Saya sendiri sudah menggunakan hak pilih dan mencoblos.

" Baik itu Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/ Kota," tutur Nelson Pomalingo.

Apa pentingnya warga negara harus memilih ,? Nelson menjawab, Ini sangat penting karena, demi masa depan daerah dan negara.

" Ingat, yang kita pilih ini anggota dewan atau legislatif yang mewakili kita semua. Apalagi saat ini banyak hal yang dibahas dilegislatif termasuk pembahasan anggaran dan sebagainya, yang menyangkut kebijakan - kebijakan menyangkut lima tahun kedepan " kata Nelson Pomalingo.

Kemudian memilih Presiden, selaku orang nomor satu di indonesia yang akan memberi arah bagaimana membangun negara ini dengan baik. Karena itu, saya menghimbau pada seluruh masyarakat untuk memilih.

"Saya senang hari ini, daerah kita aman, kondusif sejak kemarin kita memantau dan ini-lah kebahagian kita semua" ungkap Nelson Pomalingo.

Apalagi bicara pesta, ramai- ramai, bersenang -senang dan enjoi.

" Yang terpilih, itu sudah kehendak rakyat dan kehendak Allah. Olehnya, siapapun yang terpilih kita dukung untuk melangkah membangun daerah dan negara ini," imbuh Nelson Pomalingo.

Pada para penyelenggara saya merasa bangga, karena sejak awal, kami sebagai Pemerintah Daerah telah berkolaborasi, baik dengan KPU dan Bawaslu dan mereka bekerja sebagai profesional.

"Mereka orang -orang kepercayaan kita semua, mereka orang- orang yang punya integritas tinggi ," ucap Nelson Pomalingo.

Diakhir penyampainnya, Nelson Pomalingo berharap, setelah ini, bagi semua masyarakat jangan terlalu bereforiah, karena kemanangan itu adalah kemenangan rakyat. Mari kita tunggu hasil pengumunan yang di tetap-kan oleh lembaga resmi KPU.***  

" Kalau-pun ada problem, maka dilalui dengan proses hukum, eforiah perlu dikendalikan, sebab siapa-pun yang terpilih sudah kehendak rakyat, bukan milik kelompok, tapi sudah milik rakyat.  Namanya saja dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan presiden bukan milik partai tertentu, semua milik kita, milik bangsa Indonesia ," tegas Nelson Pomalingo.***