Bupati Nelson Pomalingo Berharap Pengelolaan Keuangan PDAM Harus Lebih Baik

Bupati Nelson Pomalingo Berharap Pengelolaan Keuangan PDAM Harus Lebih Baik

Laporan Wartawan WWW.GOSULUT.ID

Editor : Ifan Ceper

 

 

 

 

GoSulut.ID - Manado - Pemerintah Kabupaten Gorontalo, melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gorontalo, melakukan kerja sama dengan  PT. Bank Pembagunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Sulutgo), di Hotel Aston Manado, rabu (29/05).

Pendatanganan adendum tersebut, untuk Pemerintah Kabupaten Gorontalo dilakukan oleh Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo dan dari pihak Bank Sulutgo dilakukan oleh Direktur Pemasaran Mahmud Turis.

Adapun penandatangan adendum kerjasama itu meliputi, Kerjasama dalam pembiyaan, penempatan dana dan pembayaran rekening (Elektronik Penerimaan Pembayaraaan)

Penandatangan itu turut disaksikan langsung oleh Direktur Utama Bank SulutGo Jefry A.M. Denddeng, Komisaris Utama Sani Perengkuan, para Pimpinan Devisi dlingkungan Kantor Pusat Bank SulutGo dan Direktur Bank SulutGo Cabang Limboto Yusuf Husain.

Kemudian dari pihak pemda Kabupaten Gorontalo tampak hadir Plt. Direktur PDAM Kabupaten Gorontalo, Ahmad Lihu, Kepala Bagian Kerjasama Global Sri Dewi Nani, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway serta sejumlah Pimpinan OPD terkait.

Disambangi usai kegiatan, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, pemerintah Kabupaten Gorontalo merupakan pesaham ketiga di Provinsi Gorontalo yang terbesar.

Ia menambahkan, berbagai kerjasama dilaksnakan antara lain, melalui Gaji ASN semuanya disana.

”Apalagi kita sekarang sudah non tunai, jadi semua penggajian ada di Bank Sulutgo, pajak dan sebagainya  termasuk kerjasama hari ini di kembang-kan lagi yaitu Dana PDAM,” ungkap Nelson Pomalingo.

Kenapa ini dilakukan, karena menurut Nelson Pomalingo, jumlah pelanggan terus naik di PDAM Kabupaten Gorontalo.

”Kami dari pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo, selama tiga tahun terakhir sudah kurang lebih 20 Miliyar diberikan pada PDAM,” ucap Nelson Pomalingo.

Melalui kerjasama ini, maka kami butuh pengelolaan keuangan yang lebih baik lagi . Kedepan PDAM tidak sekedar melayani secara sosial air minum, tapi juga kedepan kalau dapat, harus ada peningkatan Pendapatan asli daerah (PAD).

”PAD bisa dilakukan dengan baik, jika sistem pengelolaan keuangan-nya baik.  kita bersykur bahwa PDAM Kabupaten Gorontalo pengelolaannya sudah sehat, apalagi hari ini didukung juga oleh Bank SulutGo untuk lebih baik lagi,” jelas Nelson Pomalingo.

Untuk diketahui, Penyertaan modal pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk PDAM terus meningkat.  Tahun ini 10 Miliyar, tahun yang lalu 8 Miliyar, tahun sebelumnya 4 miliyar.

”Rencana saya tahun depan kalau dapat 20 miliyar, mengingat, pertama jumlah penduduknya terbesar. Kedua, jumlah devlover paling banyak di Kabupaten Gorontalo, karena sebagai daerah penyangga kota gorontalo. Dan ketiga, kita punya kawasan industri yang membutuhkan air,”Sambungnya.

Nelson Pomalingo menambah-kan, industri dan investasi di Kabupaten Gorontalo terus naik, waktu awal saya jadi bupati hanya 150 Miliyar. Dan tahun lalu 1, 8 Triliun dan target tahun ini 2 Triliun.

”Nah, investasi ini butuh air, maka PDAM harus dikembangkan dengan baik,”  tandas Nelson Pomalingo.

Dibagian lain, Direktur bank Sulutgo (BSG)  Jefry A.M. Denddeng menyampaikan, bahwa kerjasama  dibangun selama ini merupakan bentuk  kepercayaan pemerintah Kabupaten Gorontalo yang diberikan pada Bank Sulutgo.

”Karena tantangan yang diberikan ini, merupakan satu hal yang harus dijawab oleh jajaran bank sulutgo, bagaimana memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya khususnya PDAM Kabupaten Gorontalo telah menjalin Kerjasama. Mudah-mudahan kerjasama kita berlanjut dengan baik dan terima kasih pada pemerintah Kabupaten Gorontalo yang senantiasa mendukung bank sulutgo.***