Bupati Nelson Pomaligo Perjuangkan Masalah BPJS, Kewenagan SMA/SMK Hingga Masalah Pemecatan ASN Melalui Jalur APKASI

Bupati Nelson Pomaligo Perjuangkan Masalah BPJS, Kewenagan SMA/SMK Hingga Masalah Pemecatan ASN Melalui Jalur APKASI

Laporan Wartawan : Alwin Ibrahim

Editor ; Ifan Ceper

 

 

 

 

GoSulut.ID -Jakarta- Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo hadiri rapat konsolidasi organisasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia ( APKASI) yang dihadiri oleh ketua, pengurus dan anggota Apkasi, di lantai 21 ballroom sekertariat Apkasi, jakarta ,senin (27/05).

Waktu di mintai tangapan-nya, Bupati Gorontalo,  Nelson Pomalingo mengatakan, rapat konsolidasi organisasi dirasa penting, mengingat banyaknya persoalan didaerah,  termasuk peraturan perundang - undangan yang kurang sinkron diterapkan di daerah, sehingga perlu dicarikan solusi bagi permasalahan tersebut.

”Rapat itu tujuannya, dalam rangka menyikapi isu- isu yang bersifat lokalitas dan isu Nasional yang berkembang saat ini,” jelas Nelson Pomalingo.

Ada tiga hal yang Saya perjuangkan tadi, pertama problem badan penyelenggara jaminan kesehatan (BPJS) di daerah yang sering mengalami keterlambatan, Kedua Problem kewenagan daerah status SMA/SMK dan ketiga isu pegawai negeri yang dipecat masalah korupsi.

”Persoalan BPJS yang sering mengalami keterlambatan. Menurtunya, ini harus diperjuangkan di tingkat pusat, bagaimana  bisa stabil keuangannya. Karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak atau orang sakit. Kemudian, problema kewenagan SMA/SMK, pemerintah kabupaten/kota tak bisa berbuat banyak, akibat kordinasinya tidak bisa berjalan dengan baik. Dengan adanya kewenagannya sudah di provinsi itu. Terkait problem pemecatan pegawai negeri sipil yang akan melakukan korupsi, di Kabupaten Gorontalo sekarang sudah di PTUN,” Sambungnya.

Padahal ditempat lain sudah ada penindakan pemecatan, nah itu yang utama di bahas juga tadi, tegas Nelson Pomalingo.

Tindak lanjut dari pemerintah pusat sendiri, terkait BPJS sudah ada rumusan yang dirancang. Pengalaman  di Kabupaten Gorontalo disebut global finance. jadi diberikan dalam bentuk global uangnya dan kita yang akan mendayagunakan, karena selama ini, pencairannya bertahap.

”Dengan harapan, global Finance ini akan menjawab problema dan lebih cepat lagi dana yang diberikan, mengingat dana sudah diberikan lebih awal. Selama ini nanti menunggu tagihan, nah tagihan itu yang mengakibatkan keterlambatan,”ungkap Nelson Pomalingo.

Orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu menyampaikan, terkait tindak lanjut Problema SMA/ SMK yang di gugat oleh Walikota Surabaya dan Pemerintah Daerah yang menang.

”Terhadap pemecatan pegawai negeri sipil, sementara di perjuangkan pihak Korpri,  tapi kita berharap pemerintah daerah atau apkasi yang akan memperjuangkan di Tingkat Nasional,” kata Prof Nelson Ponalingo.***