Buka Rakor SKPG Tahun 2019, Bupati Gorut Indra Yasin: Minta Pangan Bagi Masyarakat Harus Terjaga

Buka Rakor SKPG Tahun 2019, Bupati Gorut Indra Yasin:  Minta Pangan Bagi Masyarakat Harus Terjaga

Editor : Maman Ntoma

 

 

 

 

 

GoSulut.ID - Kwandang - Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Dr. H. Indra Yasin, SH, MH membuka rapat koordinasi (rakor) Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) yang diselenggarakan di Aula kantor Dinas  Ketahanan Pangan Gorut, Kamis (11/7) kemarin. 

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin menjelaskan SKPG diperlukan untuk monitoring situasi pangan dan penanganan rawan pangan, sehingga akan terwujud ketahanan pangan di Kabupaten Gorontalo Utara. 

"Maka fungsi adanya ketahanan pangan, bagaimana terpenuhinya pangan bagi rumah tangga. Hal ini tercermin dengan tersedianya pangan secara cukup, baik jumlah maupun mutu, aman, merata dan terjangkau," terang Indra Yasin. 

Jangan sampai di daerah terjadi sebuah kerawanan pangan, sebab kondisi ketidak cukupan pangan yang dialami daerah. Dampak-nya pada 
masyarakat atau rumah tangga guna pemenuhan kebutuhan fisiologi bagi pertumbuhan dan kesehatan masyarakat.

"Makanya untuk melihat kerawanan pangan disuatu wilayah dan daerah, diperlukan adanya suatu survey dan analisis data yang sedang dilaksanakan,"Sambungnya.

Indra Yasin menambahkan, dalam menganalisis hal ini, ada dua model yang kemudian dilakukan oleh tim Pokja SKPG, yakni lewat rapat koordinasi pada hari ini dan analisis melalui peta ketahanan dan kerawanan pangan.

"Untuk itu, pemerintah akan terus mendorong dan menyiapkan ketersediaannya melalui Dinas Ketahanan Pangan, dengan meningkatkan produksi pangan padi, jagung, sayur-sayuran, buah-buah, ikan, daging, telur, umbi-umbian dan lain-lain. Kemudian, memperlancar distribusi pangan, yakni dengan menyiapkan sarana dan prasarana, berupa akses jalan dan alat transportasi, memperbaiki akses ekonomi dengan meningkatkan pendapatan masyarakat,"ujar Indra Yasin.

Seperti diketahui, berdasarkan informasi melalui peta ketahanan pangan Kabupaten Gorontalo Utara tahun 2017, ada beberapa kecamatan dan desa yang masuk kategori daerah rawan pangan.

"Seperti Kecamatan Ponelo Kepulauan, Tomilito dan Kecamatan Monano. Nah, wilayah-wilayah ini yang sementara diintervensi dengan program dan kegiatan penanganan daerah rawan pangan,"Tambahnya.

Bupati Indra Yasin, berharap melalui kegiatan rakor, tim Pokja SKPG dapat melaksanakan tugas dengan baik, sehingga apabila terjadi kerawanan pangan di daerah dapat diketahui sejak dini. 

"Dengan demikian daerah segera dapat membuat kebijakan, termasuk penanganannya,"tegas Indra Yasin 

Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Gorut, unsur camat se Gorut dan instansi teknis lainnya, termasuk perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Gorut. Dimana, rapat ini menghadirkan narasumber Dr. Ir. Rusthamrin Akuba, MS.***