"Besok" Tepat-nya 1 April s/d 21 April 2020, ASN Gorontalo Kembali Bekerja dari Rumah

"Besok" Tepat-nya 1 April s/d 21 April 2020, ASN Gorontalo Kembali Bekerja dari Rumah

GOSULUT.ID – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie (RH) kembali mengambil sebuah kebijakan, guna keselamatan bersama dari bahaya Covid-19 yang sangat meresahkan semua rakyat Indonesia, bahkan dunia. Maka para pegawai dilingkungan pemerintah Provinsi Gorontalo, kembali di perpanjang masa kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dari rumah, mulai 1April besok s/d 21 April 2020.    

Bila kemarin dilakukan pembatasan jumlah pegawai yang bekerja di kantor, sangat berbeda Surat Edaran Gubernur Gorontalo nomor 800/BKD/III/682/2020, yang menyebut semua pegawai dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan dari rumah atau tempat tinggalnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Zukri Surotinojo menjelaskan, ada pengecualian dengan tenaga administrasi dan keuangan. Mereka bisa sewaktu-waktu dipangil ke kantor untuk menyelesaikan tugasnya. Misalnya proses tagihan gaji dan tunjangan serta administrasi penting lainnya.

Namun, terkait pengawasan dan penilaian kinerja pegawai yang bekerja dari rumah diserahkan kepada pimpinan OPD masing-masing. Setiap pegawai wajib mengisi absensi secara daring dan melaporkan kegiatan hariannya melalui menu Laporan Aktivitas Harian (LAH) pada Sistem Pengukuran Prestasi Kerja (Siransija).

”Tapi, poin penting lain dalam surat edaran tersebut, setiap ASN dilarang untuk pulang kampung atau mudik selama masa siaga darurat bencana non alam. PNS yang melanggar akan dikenakan sanksi disiplin dan sanksi pemberhentian bagi pegawai tidak tetap atau guru tidak tetap (PTT atau GTT),”kata Zukri Surotinojo.

Untuk itu, edaran ini selain mengatur para ASN bekerja dari rumah, dan juga mengatur pembatasan bepergian keluar daerah. Jadi mohon setiap pimpinan OPD mengawasi dan mengevaluasi setiap pegawainya.

”Namun kebijakan ini, tak berlaku bagi instansi teknis seperti Dinas Satpol PP, Dinas Kesehatan dan RSUD Ainun Habibie, UPTD Badan/Dinas yang melakukan pelayanan langsung pada masyarakat serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah,”ucap Zukri Surotinojo.***Hrs/hms

Editor : Mnt