Bawaslu Kabupten Gorontalo Ajak Media Sukseskan Pemilu 2019

Bawaslu Kabupten Gorontalo Ajak Media Sukseskan Pemilu 2019

Laporan Wartawan www.gosulut.id, Maman Ntoma

 

GoSulut.Id – Limboto – Tugas Bawaslu dalam agenda Pemelihan Legislatif, Pemilihan Presiden dan DPD-RI yang dilakukan secara bersamaan, membutuh-kan dukungan semua pihak, agar pemilihan memang benar benar terwujud sesuai harapan semua pihak.

Disini peran Bawaslu Kabupaten, Kecamatan dan Desa bersama pemangku kepentingan lain-nya bisa saling membantu, terutama informasi, terkait tentang pelangaran yang dilakukan oleh para para calon yang sedang melakukan sosialisasi, guna menghasil-kan pemilu berkwalitas.

Waktu di temui www.gosulut.id Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Wahyudin Akili mengatakan, disini kami membutuh-kan peran semua, terutama media untuk dapat memberi informasi yang baik dan benar serta menjaga netralitas, agar mencapai pemilu ber-integritas sesuai harapan kita semua.

”Terutama tentang hal di lakukan oleh para calon yang melakukan pemasangan iklan, baik melalui media cetak dan elektronik maupun media online, baru boleh di lakukan 21 hari jelang masa akhir kampanye” Kata Wahyudin Akili diruang kerjanya, sabtu (19/1).

Kami mengajak para media, agar bersama sama untuk mengawasi segala bentuk pelangaran yang di lakukan, biar pemilu dapat berjalan sesuai kehendak kita semua.

Ketika ditanya apa-kah peliputan saat kampanye atau berita para caleg dan para kandidat capres serta partai politik masuk bentuk pelangaran?

”Dalam aturan, yang tidak bisa itu hanya iklan, tapi kalau berita tidak masalah, sehingga mari kita hormati semua itu” Ucap Wahyudin Akili.

Saat di sentil tentang bentuk pelangaran yang ada sejak 2018, ada berapa yang masuk di Bawaslu Kabupaten Gorontalo?

”Di tahun 2018, ada 11 pelangaran pemilu terdiri dari, 1 laporan masyarakat dan sisa-nya temuan pengawas pemilu” Tegas Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Wahyudin Akili.

Semua laporan yang masuk, 1 kasus hasil laporan masyarakat, telah di rekomendasikan oleh Gakumdu pada pihak Polres, karena di duga terjadi tindak pidana pemilu. ”Dalam setiap temuan panwas dan laporan masyarakat semua akan kami tindak lanjuti, sesuai aturan dan per-undang undangan pemilu yang ada” Jelas Wahyudin Akili. ***