Bawaslu Kabgor Menolak Permohonan Sengketa Kuasa Hukum Paslon Rustam-Dicky  

Bawaslu Kabgor Menolak Permohonan Sengketa Kuasa Hukum Paslon Rustam-Dicky  

GOSULUT.ID - Setelah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo melakukan verifikasi dan juga pleno akhirnya permohonan penyelesaian sengketa proses pemilihan dengan objek sengketa keputusan KPU nomor: 658/KPU-Kab/X/2020 tanggal 17 oktober 2020, dengan pihak pemohon pasangan calon Rustam Akili-Dicky Gobel yang di kuasakan kepada Dr. Arie Duke Widagdo SH, MH. Tidak di terima oleh Bawaslu Kabupaten Gorontalo.

Dan surat tidak diterimanya permohonan ini sudah di terima oleh pihak pemohon, Jum'at (23/10/2020).

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon oleh awak media, kuasa hukum pasangan calon Dr. Rustam Hs. Akili dan Dicky Gobel menyampaikan, pihaknya akan melakukan upaya hukum dengan mengajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), namun masih berkoordinasi dengan pasangan calon.

" Tapi, kita masih koordinasi ke pasangan calon (Paslon) ke Rustam-Dicky, karena Paslon yang punya hak, kalau saya hanya melaksanakan, kalau memang perintahnya melakukan upaya hukum maka saya akan laksanakan," jelas Arie Duke

Lebih lanjut, dirinya menegaskan jika sudah mendapatkan izin dari pasangan calon Rustam-Dicky, maka secepatnya pihaknya akan ke PTUN.

" Saya koordinasi dulu, Bawaslu mungkin menilainya, dan belum masuk ke substansi permohonan kami, sehingga belum di periksa secara konfrehensif apa yang menjadi permohonan kami secara substansi terkait banyaknya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh KPU," tegas Ari Duke.

Dirinya juga menyebutkan, karena ini belum substansi maka akan mengajukan ke PTUN, dan tidak akan memperkarakan apa yang menjadi putusan Bawaslu Kabupaten Gorontalo.

" Kalau Bawaslu alasan menolaknya sudah rasional karena lebih pada alasan formil," sebut Ari Duke.

Sementara itu, anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexander Kaaba,.ST. menjelaskan, setelah pihaknya melakukan verifikasi dan pleno permohonan sengketa tidak dapat di terima.

" Bahwa, stelah kami melakukan verifikasi kelengkapan terhadap permohonan penyelesaian sengketa terhadap keputusan KPU Kabupaten Gorontalo, tentang tindak lanjut rekomendasi bawaslu Kabupaten Gorontalo, maka kami menyatakan terhadap permohonan tersebut tidak dapat diterima," jelasnya.

Menurutnya, apa yang diajukan oleh kuasa hukum pasangan calon Rustam-Dicky termasuk pada yang dikecualikan.

" Karena objek sengketa yang diajukan termasuk dikecualikan berdasarkan perbawaslu nomor 2 tahun 2020 ," tutup Alexander Kaaba.****