Bawaslu Dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Resmi Tanda Tangani Addendum NPHD Pilkada 2020 

Bawaslu Dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Resmi Tanda Tangani Addendum NPHD Pilkada 2020 

GOSULUT.ID - Dalam rangka mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020. Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo menyepakati dan menandatangani Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo tahun 2020.

Penandatanganan NPHD yang dilakukan Bupati Gorontalo Prof.  Nelson Pomalingo dan Ketua Bawaslu Wahyudin Akili SE, disaksikan langsung Sekda Ir. Hadijah U. Tayeb, Kaban Keuangan Roswati Lasimpala, Kepala Bagian Hukum, Kepala Badan Kesbangpol. Selasa, 23/06/2020.

Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada 2020 disepakati yang tercantum dalam berita acara Pencermatan dan Restrukturisasi Anggaran Hibah serta Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada lanjutan Tahun 2020 antara Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo dengan Bawaslu Kabupaten Gorontalo.

Dalam arahanya, Bupati Nelson menagatakan, pilkada adalah pesta demokrasi dengan melahirkan pemimpin dalam membangun daerah dalam 5 tahun kedepan.

" Sehingga panitia pelaksana pemilu baik itu KPU, Bawaslu ditunjang dengan baik agar proses pilkada di Kabupaten Gorontalo berjalan sukses,"ungkapnya.

Ditengan pandemi covid -19 berbagai hal dilakukan perubahan dari tahapan hingga pelaksanaan serta tata cara beruba, maka berdampak pada anggaran dan telah dilakukan penyusuaian rasionalisasi. Agar pengunaan dana pilkada betul-betul sudah sesuai kebutuhan.

" Pemerintah Daerah berharap bila ada hal-hal yang kurang dapat di komunikasikan sehingga dapat diselesaikan ," ujar Nelson.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Wahyudin M. Akili, SE. Meminta partisipasi dari Pemerintah Daerah sampai Pemerintahan Desa untuk sama-sama membangun rasa optimis dikalangan masyarakat bahwa kualitas Pilkada dalam kondisi tidak normal ini tidak bisa dibawah dari kondisi normal dalam semua aspek seperti partisipasi pemilih dan potensi pelanggaran pemilihan.

" Sehingga, ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk mensosialisasikan secara masif pelaksanaan tahapan pilkada tahun 2020 ditengah pandemi covod-19, "pintanya.

Lebih lanjut, Wahyudin menerangkan proses sampai dengan penandatanganan addendum NPHD itu sebelumnya sudah melalui pembahasan dengan TAPD terkait penyesuaian-penyesuaian anggaran dengan memperhatikan protokol kesehatan covid-19.

" Dengan ditandatangani Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Daerah dengan Bawaslu Kabupaten Gorontalo berarti kita sudah menjalankan amanah Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) nomor 41 Tahun 2020 tentang perubahan permendagri 54 tahun 2019 Pendanaan Pilkada 2020," jelasnya.

Dirinya juga berharap, Pilkada 2020 di Kabupaten Gorontalo akan berlangsung aman, damai dan kondusif

“ Harapannya, pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang yang tahapannya sudah dilanjutkan sejak 15 juni 2020 dapat berlangsung kondusif, aman, damai dan sejuk di Kabupaten Gorontalo ," harap Wahyudin.

Editor : Alwin Ibrahim