Bagi Demokrat Pengisian Kursi Wabup Perintah Undang Undang

Bagi Demokrat Pengisian Kursi Wabup Perintah Undang Undang

Limboto - gosulut.id - Cukup menarik bursa calon wabup dalam lingkaran, koalisi Partai Demokrat dan Partai PPP di Kabupaten Gorontalo. Karena di bicarakan semua pihak, malah sudah saling mencibir satu sama lainnya, dalam memperdebat-kan kursi panas, Ucap Upan Bobihoe.

Sebetulnya bagaimana partai koalisi pengusung pasangan itu kemarin, menyampaikan pada public, sudah sejauh mana proses telah di lalui kedua partai koalisi ini.

”Di khwatirkan, peran demi peran, terus dilakoni, berbagai pihak, yang diduga dilakukan pemangku kepentingan di daerah ini, akan menimbulkan gesekan tajam dan menimbulkan situasi tidak kondusip” Kata Ufan Bobihoe dalam via telpon seluler redaksi seluler www.gosulut.id, selasa (4/12)       

Mencermati hangatnya pembicaraan, agar kursi wabup segera diisi, redaksi www.gosulut.id menghubungi Ketua OKK Partai Demokrat Moris Van Gobel, sebetulnya sejak jatuhnya Fadli Hasan dari Hak Angket DPRD, kami sudah melakukan langkah poilitik dengan DPC Partai PPP Kabupaten Gorontalo sebagai partai koalisi, ungkap Moris.

Bicara tentang pengisian kursi ini, bukan atas kehendak partai, tapi sebagai perintah undang undang, harus di jalan-kan.  Maka dari awal Partai Demokrat, sudah menyurat pada DPC Partai PPP Kabupaten Gorontalo dan Bupati Prof Nelson Pomalingo untuk membicarakan semua pengisian ini, Ujar Moris

Lanjut Moris Van Gobel, komunikasi awal di bangun sesama partai pengusung di Kabupaten Gorontalo, tapi sempat terjadi kendala, guna membicarakan langkah koalisi menyikapi kekosongan terjadi. 

”Maka DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo membentuk tim, guna membicarakan semua ini”, Tegas Moris.

Tim komunikasi, DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, dipimpin langsung  oleh  Hidayat Bouty, didalamnya ber-anggota-kan, Sahrul Botutihe, Suprianto Radjak , fatmawati Syarif, Syarifudin Bano dan Amir Habuke, membicarakan langkah di ambil dalam mengisi kekosongan kursi wabup.

 ”Tepatnya 25 Juli 2018 terjadi pertemuan dirumah makan sauna antara DPC Partai Persatuan Pembangunan Syam T. Ase dan Sekertaris Djayusdi Rifai bersama Tim Komunikasi bentukan Partai Demokrat Provinsi Gorontalo”Ucap Moris

Pembicaraan mengalami titik temu, dalam partai koalisi, dengan menyepakati 6 nama di usulkan untuk di serahkan pada penguna Bupati Prof. Nelson Pomalingo.

”DPC Partai  PPP Kabupaten Gorontalo mengusulkan Arifin Zakani, Hadijah Tayeb, Ahmad  Lihu dan DPC Partai Demokrat Kabupaten Gorontalo Hamdi Mayang, Herman Walangadi serta Nani Mokodongan, yang di tandatangani oleh kedua belah pihak di atas materai 6000”Tegas Moris

Dari enam nama, telah di sepakati oleh Bupati Nelson Pomalingo, di ajukan ke-tingkat DPP masing, guna mendapat rekomendasi, jelas Moris , selasa (4/12)   

Saat di mintai tangapannya Ketua PPP Kabupaten Gorontalo Syam T. Ase, membenarkan pertemuan di 25 Juli 2018 di rumah makan sauna dan telah terjadi tanda sepakat, PPP mengusulkan tiga nama dan Demokrat demikian juga, di bawah di DPP Partai masing masing.

”Tapi, siapa yang bakal mendapat rekomendasi, sudah menjadi urusan DPP, jadi semua menunggu hasilnya, diajukan di DPRD” Tegas Syam T.  Ase Via Telpon redaksi www.gosulut.id,selasa(4/12)

Secara terpisah Ketua DPC Demokrat Kabupaten Gorontalo melalui sekertaris Herman Walangadi membenarkan, tentang hasil kesepakatan kedua partai pengusung. Bagi Partai Demokrat, tiga nama telah di ajukan, tapi DPP minta satu nama saja, siapa di inginkan oleh Prof Nelson Pomalingo di ajukan di DPRD dalam bentuk rekomendasi dari partai.

”Bagi Partai Demokrat, kapan saja rekomendasi dari partai di butuh-kan, menjadi satu nama, tidak ada hambatan, mau besok pelaksanaan pemilihan wabup tidak masalah, lebih cepat lebih baik ”Tutur Herman melalui redaksi www.gosulut.id, selasa (4/12) (Mnt-kolonglangit)