Atas Fatwa MUI, Sukron Mamonto : Gelar Konfrensi Pers

Atas Fatwa MUI, Sukron Mamonto : Gelar Konfrensi Pers

Kordinator Liputan : Kamal Babay

Editor : Nunu Tangguda

 

 

 

 

 

www.gosulut.id - Bolmong -Ramainya pemberitaan fatwa aliran sesat pada yayasan Laduna Ilmi Nurul Insan (LINI) oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Utara, Pemimpin yayasan LINI Sukron Mamonto menggelar Konferensi pers, rabu (14/08).

Dalam konferensi pers tersebut, Sukron Mamonto membantah setiap poin-poin yang difatwakan oleh MUI Sulut.

"Fatwa MUI disebutkan nama Saya Syukron atau Imam Abdul Arif Hidayatullah Arsy, akan tetapi nama Saya dirubah menjadi Sukron Mamonto dimana nama Saya adalah Supran Mamonto,"tandasnya.

Untuk poin fatwa MUI yang lainnya, politisi Partai Nasdem ini, menanggapi tudingan Imam Sukron, sebagai Imamku dunia dan akhirat, sesuatu tidaklah benar atas pengakuan mantan jamaah LINI.

"Tidak pernah ada pengakuan Sukron sebagai nabi, melainkan hanya seorang guru pembimbing dalam kajian tassawuf yang berdasarkan Alqur'an dan Hadits Nabi Muhammad SAW,"imbuhnya

Selain itu Sukron Mamonto juga menjelaskan setelah wafatnya pendiri awal Laduna Ilma, laduna pun terpecah dan dirinya dikeluarkan dari Laduna Ilma Indonesia.
"Laduna milik saya tidak menambah dan mengurangi Syahadat dan tentunya sesuai syariat Islam, Alquran dan Hadits,"ujarnya.

Dipenghujung konferensi pers Sukron Mamonto menyampaikan fatwa MUI yang memiliki 10 kriteria aliran sesat tak satupun merupakan bagian dari ajaran Laduna Ilma miliknya.

"Kami berencana menyurat kepada MUI atas aktifitas yayasan milik Saya dan juga tembusan ke Kesbangpol Bolmong.***

Kordinator Liputan : Kamal Babay
Editor : Nunu Tangguda