Akibat Pandemi Covid - 19 Lionel Messi Bakal Tak Terima Gaji

Akibat Pandemi Covid - 19 Lionel Messi Bakal Tak Terima Gaji

GOSULUT.ID - Barcelona saat ini tengah mengalami krisis finansial akibat pandemi COVID-19.  Presiden Komite Manajemen Barcelona Carlos Tusquets mengatakan bahwa klub akan menunda pembayaran gaji pemain yang dijadwalkan untuk Januari, di tengah apa yang ia gambarkan sebagai situasi keuangan yang mengkhawatirkan.

Pekan lalu Barca mengumumkan mereka telah mencapai kesepakatan dengan skuat tim utama untuk pemotongan gaji dalam upaya untuk menyesuaikan dengan batas gaji La Liga yang baru.

"Pada Januari kami tidak bisa melakukan pembayaran gaji...," kata Tusquets kepada stasiun radio RAC1 yang dikutip Reuters, Kamis (3/12/2020).

"Kami telah menunda pembayaran Januari dan pembayaran yang lainnya, seperti bonus untuk memenangi trofi."

Kapten Barcelona, Lionel Messi (kanan) usai membobol gawang Juventus dalam laga Liga Champions 2020/2021 yang dihelat di Juventus Stadium, Turin, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB. [Marco BERTORELLO / AFP]
Kapten Barcelona, Lionel Messi (kanan) usai membobol gawang Juventus dalam laga Liga Champions 2020/2021 yang dihelat di Juventus Stadium, Turin, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB. [Marco BERTORELLO / AFP]
Tusquets tidak memberi indikasi mengenai kapan pembayaran yang tertunda itu akan dilakukan.

Namun, dia mengatakan bahwa situasi keuangan klub dapat dikelola hingga akhir musim ini, dan bahwa banyak hal akan berubah ketika penonton diizinkan kembali masuk ke stadion mereka, Camp Nou.

"Kesepakatan yang kami capai akan memungkinkan kami melewati hingga akhir musim tanpa masalah keuangan. Musim ini selamat," katanya pula.

"Situasi ekonomi mengkhawatirkan. Sangat buruk, tapi kami punya harapan. Ketika lapangan dibuka, kami akan memperoleh 220 juta euro (sekitar Rp3,8 triliun) tanpa melakukan apa pun, dan itu akan naik hingga 320 juta (euro) berkat sponsor."

"Sementara itu, kami terus menghabiskan uang. Ini situasi yang mengerikan tapi ketika stadion kembali dimainkan, kami akan mulai kembali memperoleh uang."***